Djamoene Ambar Sari Dorong Gaya Hidup Sehat Alami
- 24 Mar 2026 12:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gaya hidup sehat berbasis bahan alami kembali mendapat perhatian di tengah maraknya konsumsi minuman instan. Melihat fenomena tersebut, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Djamoene Ambar Sari menghadirkan produk jamu tradisional sebagai alternatif minuman sehat bagi masyarakat.
Pemilik usaha, Ambar Andriana Sari, dalam program Obrolan Teras UMKM PRO 4 RRI Kupang Selasa, 24 Maret 2026, menceritakan bahwa usaha jamu yang dirintisnya berawal dari kecintaannya terhadap jamu tradisional.
Ia menjelaskan, nama “Djamoene” dipilih dengan menggunakan istilah lama atau ejaan zaman dahulu yang memiliki makna “milik” atau “kepunyaan”, sebagai bentuk identitas sekaligus ciri khas produk yang diusung.
“Awalnya saya memang pecinta jamu tradisional. Dari situ saya mulai meracik sendiri, lalu ternyata banyak kerabat yang suka dan merasakan manfaatnya,” ungkap Ambar.
Melihat antusiasme tersebut, Ambar kemudian terdorong untuk memasarkan produk jamunya secara lebih luas. Ia juga menilai bahwa tren gaya hidup sehat saat ini mulai tergeser oleh kebiasaan mengonsumsi minuman instan yang kurang baik bagi tubuh.
Kondisi itu menjadi motivasi baginya untuk menghadirkan minuman herbal yang tidak hanya alami, tetapi juga berfungsi membantu menetralisir atau mendetoksifikasi efek dari konsumsi minuman instan.
Saat ini, Djamoene Ambar Sari menawarkan sedikitnya 14 varian jamu yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan pelanggan. Setiap varian memiliki segmentasi dan pelanggan tersendiri, tergantung pada manfaat yang diinginkan, baik untuk kesehatan maupun kecantikan.
Ambar juga melihat potensi besar dari kekayaan rempah di lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan menjadi produk minuman herbal bernilai guna tinggi. Pemanfaatan bahan alami tersebut dinilai tidak hanya mendukung kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
Ia menegaskan, kualitas produk menjadi prioritas utama. Hal ini dijaga mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi yang dilakukan secara konsisten dan teliti, sehingga kualitas dan ketahanan jamu tetap terjamin.
Kini, Djamoene Ambar Sari telah tersedia setiap hari dan memiliki pasar tersendiri di kalangan penikmat jamu tradisional di Kota Kupang.
Melalui Djamoene Ambar Sari, ia berharap masyarakat dapat kembali menjadikan jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, sekaligus melestarikan warisan minuman tradisional Indonesia. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....