Tunanetra Melawan Arus Bangun Studio Rekaman Mandiri Inspiratif
- 14 Feb 2026 20:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Lambertus Seran, pemilik studio rekaman tunanetra, menegaskan peran keluarga sangat menentukan dalam perjalanan kreatif hidupnya sejak awal berkarya. Ia menyebut dukungan istri memberi kekuatan menghadapi tekanan sosial ketika memilih jalan berbeda dengan difabel lain.
Ia menyebut, tindakannya seperti melawan arus dengan mengelola studio rekaman meski memiliki keterbatasan penglihatan fisik serius personal. Pada masa awal belajar, ia dan rekan sering menerima cemoohan dari lingkungan studio musik formal profesional setempat keras.
"Kami terlalu banyak menerima cemoohan, tetapi itu menguatkan tekad saya untuk terus belajar musik secara mandiri penuh kesabaran. Rasa sakit dari kata orang justru mendorong usaha lebih keras dan terarah dalam perjalanan hidup bermusik panjang saya," ungkap Berlan.
Pengalaman tersebut membentuk keyakinan bahwa pujian berlebihan dapat melemahkan semangat juang seorang seniman kreatif lokal Indonesia. Ia menilai proses direndahkan mengajarkan ketahanan mental sebelum mencapai pengakuan profesional di bidang industri musik rekaman nasional berkelanjutan.
"Jika semua orang memuji, itu tanda bahaya karena kita bisa berhenti berusaha dan kehilangan daya juang kreatif. Saya memilih menerima luka kata agar tumbuh kuat menghadapi tantangan bermusik di tengah keterbatasan fisik sosial panjang hidup," ujar Berlan. (ST)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....