Minibazar BeTaPU Jadi Sarana Sosialisasi KUR UMKM

  • 07 Feb 2026 00:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Minibazar BeTaPU (Belanja Kita Pasar UMKM) yang digelar Kanwil DJPb Provinsi NTT bersama Kementerian Keuangan Satu NTT tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Ultra Mikro (UMI).

Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT, Adi Setiawan, S.E., S.S.T., Ak., MPPM, menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan akses pembiayaan UMKM melalui KUR dan UMI agar pelaku usaha dapat naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.

“Target kami tahun ini baik jumlah debitur maupun nilai pembiayaan KUR dan UMI dapat meningkat. Saat ini nilainya sudah mencapai sekitar Rp2,7 triliun dan terus bertambah,” kata Adi, di loby lantai 1 Gedung Keuangan (GKN) Kupang, Jumat (6/2/2026)

Ia menjelaskan, KUR ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang memiliki usaha produktif minimal enam bulan, layak usaha namun belum bankable, serta tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.

KUR sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari KUR Super Mikro dengan plafon hingga Rp10 juta tanpa agunan, KUR Mikro Rp10 juta sampai Rp100 juta, hingga KUR Kecil dengan plafon Rp100 juta sampai Rp500 juta yang memerlukan laporan keuangan.

Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMI) disalurkan melalui lembaga keuangan bukan bank seperti PT Permodalan Nasional Madani, Pegadaian, Bahana Arta Ventura, serta koperasi yang ditunjuk di wilayah NTT.

“Melalui sosialisasi seperti ini, kami ingin masyarakat tahu syarat dan cara mengakses pembiayaan agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas KUR dan UMI,” katanya menjelaskan.

Saat ini di Provinsi NTT terdapat sekitar 366 ribu pelaku UMKM, namun yang telah mengakses pembiayaan baru sekitar 65 ribu. Oleh karena itu, kegiatan seperti Minibazar BeTaPU dinilai strategis untuk meningkatkan literasi pembiayaan UMKM.

Selain sosialisasi pembiayaan, Minibazar BeTaPU juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha. Salah satu UMKM kopi mengaku penjualannya meningkat signifikan selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena penjualan di sini sangat bagus. Ini sudah kedua kalinya kami ikut dan sangat membantu UMKM,” ujar perwakilan Kopi Papa Ganteng Remon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....