Komisi VII DPR Berkunjunga ke UMKM "Ina Sabu"
- 11 Des 2025 16:15 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Ketika memantau UMKM Tenun Ikat “Ina Sabu” di Kota Kupang, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyampaikan sesungguhnya budaya tenun ikat di NTT sangat kaya dan variatif. Usaha-usaha UMKM lebih cepat mendorong peningakatan perekonomian masyarakat NTT, jika dibanding dengan usaha pertanian dan perkebunan.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi VII DPR RRI Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Kamis, (11/12/2025), di UMKM Tenun Ikat “Ina Sabu” Kota Kupang, NTT.
“Kualitas Tenun Ikat NTT tidak kalah bagus dengan tenun batik dari Pulau Jawa, sehingga dibutuhkan pembinaan dari pemerintah dalam proses produksi, penjualan maupun promosi kain tenun ikat NTT,” kata Saleh Partaonan Daulay.
Sementara itu Juru Bicara UMKM Tenun Ikat’Ina Sabu” Bendelina Kalerabe mengatakan ia sangat senang dan bangga UMKM Tenun Ikat “Ina Sabu” mendapat kunjungan langsung dari Komisi VII DPR RI merupakan suatu kehormatan.
“Saya berharap dengan kunjungan Komisi VII DPR RI agar UMKM kami mendapat perhatian khusus dari pemerintah dalam permodalan mengembangkan usaha,” ujar Bendelina Kalerabe.
Pantuan RRI kunjungan Komisi VII DPR RI di UMKM Tenun Ikat “ Ina Sabu” anggota DPR RI menyempatkan untuk membeli sekitar 4 produk tenun ikat dengan harga per produk Rp 3 juta, Sebagai bagian dari mempromosikan kain tenun ikat NTT.(VFZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....