BRI Kupang Salurkan KUR Rp165,33 Miliar, Fokus Ekspansi Nasabah Eksisting
- 27 Jul 2026 14:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bank Rakyat Indonesia atau BRI Cabang Kupang menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR periode Januari-Mei 2026 senilai Rp165,33 miliar kepada 3.482 debitur. Dari total penyaluran tersebut, KUR sektor produksi mencapai Rp86,73 miliar dengan 1.798 debitur.
Sementara KUR sektor non produksi tercatat Rp78,59 miliar untuk 1.684 debitur. Manager Bisnis Mikro Kantor Cabang BRI Kupang, Anak Agung Anom Wisnawan, mengatakan BRI tetap melakukan ekspansi penyaluran, khususnya kepada nasabah eksisting.
Hal ini sesuai arahan dari Kantor Pusat untuk memanfaatkan data SLIK OJK yang menunjukkan kolektibilitas lancar. "Kami sudah menyiapkan program untuk ekspansi, baik kepada nasabah eksisting maupun calon debitur baru yang sudah masuk pipeline," ujar Anom saat ditemui di Kupang, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia menuturkan, dominasi penyaluran KUR menjadi pendorong utama pertumbuhan portofolio BRI Kupang. Potensi usaha mikro di NTT dinilai masih sangat terbuka.
Untuk wilayah kabupaten, sektor pertanian dan peternakan menjadi andalan. Sedangkan di wilayah kota, sektor perdagangan masih menjadi primadona atau prioritas.
"BRI mendorong masyarakat untuk tetap berekspansi di sektor perdagangan agar roda ekonomi terus bergerak," kata Anom
Tantangan: Paylater dan Pinjaman Pakai Nama Orang Lain
Anom menyebutkan, berdasarkan data OJK masih terdapat calon debitur yang terkendala pengajuan karena memiliki tunggakan paylater atau pinjaman online, serta kredit yang menggunakan nama orang lain. Kondisi ini membuat proses pengajuan KUR menjadi terhambat.
"Misalnya ada nasabah yang kami cek mau proses KUR lagi, tapi terkendala karena hal tersebut," ucapnya.
Untuk itu, BRI mengedukasi nasabah agar segera menyelesaikan kewajibannya dan menghubungi OJK untuk pengecekan data. Setelah melakukan pelunasan, nasabah diminta menunjukkan bukti pelunasan agar riwayat kreditnya bisa diperbarui.
"Kami arahkan ke OJK. Setelah dia melunasi dan ada bukti pelunasannya, baru kami bisa cek kembali riwayatnya dan menentukan kapan bisa diproses kredit lagi. Karena BRI punya aturan terkait persoalan itu," ujarnya.
Kedisiplinan Debitur Stabil
Anom menilai kedisiplinan debitur BRI Kupang hingga kini masih stabil. Meskipun terkadang ada keterlambatan pembayaran karena faktor suka maupun duka, debitur tetap melunasi kewajibannya.
Ia berharap, penggunaan dana KUR benar-benar sesuai kebutuhan usaha dan disesuaikan dengan kemampuan bayar. "KUR harus dipakai untuk pengembangan usaha. Kemampuan membayar juga harus diperhitungkan agar tidak menjadi beban di kemudian hari," katarnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....