Menteri Koperasi Tutup RAT KSP TLM Indonesia di Kupang, Dorong Ekonomi Rakyat

  • 25 Apr 2026 23:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Ribuan anggota koperasi dan masyarakat memadati kawasan Jalan Palapa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Sabtu, 25 April 2026 malam. Keramaian ini terjadi dalam momentum penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XV Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara puncak tersebut secara resmi ditutup oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, melalui prosesi pemukulan gong sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian RAT. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena, serta jajaran pengurus dan anggota KSP TLM Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi menegaskan kembali arah kebijakan pemerintah pusat yang menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Koperasi harus kembali menjadi soko guru ekonomi bangsa. Negara ini tidak bisa hanya bertumpu pada BUMN atau swasta, tetapi koperasi harus menjadi pilihan utama masyarakat dalam membangun usaha dan kemandirian ekonomi,” ucap Mentri Koperasi Ferry Juliantono, saat di temui RRI.CO.ID, Sabtu, 25 April 2026.

Menteri Koperasi menambahkan, koperasi memiliki peran strategis dalam membuka akses ekonomi yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat kecil di daerah. Karena itu, penguatan tata kelola dan profesionalisme koperasi menjadi kunci agar lembaga ini mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi modern. Pada kesempatan tersebut, Menteri Koperasi juga memberikan apresiasi terhadap capaian KSP TLM Indonesia yang dinilai menunjukkan kinerja positif. Tercatat, aset koperasi mengalami peningkatan signifikan dari sekitar Rp800 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp1,2 triliun pada tahun buku 2025.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan anggota terhadap pengelolaan koperasi yang transparan, akuntabel, dan semakin profesional. Lebih lanjut, Menteri Ferry juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi. Ia mendorong agar koperasi di daerah terus beradaptasi dengan sistem digital untuk memperkuat layanan dan memperluas jangkauan usaha.

Selain penutupan RAT, Menteri Koperasi juga memaparkan perkembangan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga saat ini, lebih dari 83 ribu koperasi desa telah berbadan hukum di seluruh Indonesia. Program ini disebut menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa melalui tiga fungsi utama, yakni memperlancar distribusi kebutuhan pokok masyarakat, menyerap hasil produksi petani dan pelaku usaha desa, serta menjadi saluran penyaluran program pemerintah agar lebih tepat sasaran.

Di wilayah Nusa Tenggara Timur sendiri, proses pembentukan koperasi desa tercatat berjalan cukup cepat dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis koperasi. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Lakalena, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan koperasi di daerah. Ia menilai kehadiran Menteri Koperasi di NTT menjadi dorongan moral dan motivasi bagi pelaku ekonomi kerakyatan.

“Kami menyambut baik penguatan koperasi di NTT. Kehadiran pemerintah pusat memberi semangat baru bagi pelaku ekonomi di daerah untuk terus tumbuh dan berkembang,” ucap Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.

Suasana penutupan RAT ke-XV KSP TLM Indonesia berlangsung semarak. Selain agenda resmi, kegiatan juga dirangkaikan dengan penampilan busana adat khas Nusa Tenggara Timur yang menambah nuansa budaya lokal dalam acara tersebut. KSP TLM Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu koperasi simpan pinjam terbesar di NTT yang bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan mikro, pengembangan usaha anggota, serta kolaborasi berbasis semangat kebersamaan dan konstitusi. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....