Akselerasi Pembayaran THR 2026 di NTT Capaian Rp255,41 Miliar

  • 27 Mar 2026 09:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Proses penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, serta Pegawai Non-PNS di wilayah Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan progres positif. Menurut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT, Adi Setiawan, Kamis 26 Maret 2026, berdasarkan data monitoring per 16 Maret 2026, akumulasi realisasi yang diproses telah mencapai Rp255,41 miliar atau sebesar 93,21% dari total target pagu sebesar Rp274 miliar.

Potret Progresitas Penyaluran

Ia menjelaskan, Pemerintah telah bergerak cepat dalam memastikan hak para pegawai tersalurkan dengan rincian capaian sebagai berikut:

  • PNS/TNI/Polri telah terealisasi sebesar Rp145,34 miliar (87% dari target) untuk 33.756 penerima.

  • PPPK telah terealisasi mencapai Rp22,56 miliar (72%) bagi 8,471 penerima.

  • PPNPN melampaui target awal (100%) dengan nilai Rp5,7 miliar.

  • Tunjangan Kinerja (Tunkin) mencatatkan persentase tertinggi sesuai target, dengan total nominal mencapai sekitar Rp80 miliar.

Sinergi dan Efektivitas Layanan di Seluruh NTT

Keberhasilan akselerasi ini didukung oleh kinerja solid enam Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di NTT dalam mengawal pencairan. KPPN Atambua mencatat persentase realisasi SP2D tertinggi sesuai yang ditargetkan. KPPN Larantuka mencatat realisasi mencapai 97,67%, KPPN Waingapu mencapai 96,97%, KPPN Ende mencapai 93,96%, KPPN Kupang sebagai wilayah dengan pagu terbesar telah menyalurkan 91,45% dari target, dan KPPN Ruteng mencapai 91,20%.

Dampak Nyata bagi Perekonomian Masyarakat

Penyaluran THR yang tepat waktu merupakan hasil kolaborasi intensif antara KPPN dan Satuan Kerja (Satker). Koordinasi yang responsif dalam penyampaian SPM yang akurat sangat membantu meminimalisir retur SP2D dan mempercepat distribusi dana ke rekening penerima.

Bagi masyarakat NTT secara luas, pencairan dana sebesar lebih dari seperempat triliun rupiah ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi yang signifikan. Peningkatan daya beli pegawai di bulan Ramadan dan menjelang hari raya keagamaan akan mendorong perputaran uang di pasar lokal dan sektor UMKM, sehingga memberikan dampak multiplier positif bagi kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Mengawal Sisa Realisasi Hingga Tuntas

Pemerintah melalui seluruh KPPN di lingkup Provinsi NTT terus berkomitmen untuk mempercepat target penyaluran yang tersisa guna memastikan seluruh hak penerima dapat tersalurkan tepat waktu sebelum hari raya. Dukungan dan koordinasi yang baik dari satuan kerja (satker) dalam menyampaikan SPM secara akurat menjadi kunci utama kelancaran penyaluran THR tahun ini. (rls/at)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....