Generasi Milenial Dominasi Penggunaan Paylater di Indonesia
- 02 Nov 2025 22:25 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Didukung oleh pesatnya kemudahan transaksi digital, layanan paylater telah menjadi semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Fitur pembayaran paylater ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk segera memperoleh barang atau layanan dan menangguhkan pembayarannya, yang kemudian dapat dilunasi dalam rentang waktu yang telah ditentukan.
Fleksibilitas tersebut terbukti menarik bagi banyak pihak, khususnya generasi muda yang berkeinginan menata arus kas pribadinya tanpa perlu mengandalkan kartu kredit. Bukti nyata adopsi massal ini terlihat dari survei Populix pada September 2023 terhadap 1.017 responden, yang mengungkapkan bahwa lebih dari separuh (yaitu 55%) responden pernah menggunakan paylater, sementara 45% sisanya belum memanfaatkan fitur ini.
Secara demografi, kelompok Milenial merupakan kontributor utama penggunaan paylater, dengan persentase pemanfaatan mencapai 63%. Selain itu, data menunjukkan bahwa layanan paylater juga populer di kalangan responden berpendapatan menengah ke atas (59%) dan mereka yang berada di Pulau Jawa (57%).
Penemuan ini menegaskan layanan keuangan berbasis digital semakin diakui dan digunakan di berbagai lintas segmen masyarakat, terutama di area geografis yang memiliki tingkat kemajuan teknologi yang lebih tinggi. Motif penggunaan paylater sangat beragam, meliputi pembelian paket data internet, pembayaran tagihan utilitas seperti listrik, hingga pemenuhan kebutuhan lifestyle seperti belanja produk fesyen.
Hal yang menarik adalah fitur ini tidak hanya digunakan untuk transaksi bernilai besar, namun juga untuk keperluan rutin harian yang bernilai relatif kecil. Tren paylater merefleksikan peningkatan signifikan dibandingkan periode awal layanan paylater hadir di Indonesia, yang mengindikasikan bahwa kepercayaan publik terhadap sistem kredit digital semakin solid seiring dengan evolusi ekosistem keuangan digital nasional.
Meskipun demikian, aksesibilitas yang tinggi ini menuntut kebijaksanaan dari para pengguna. Tanpa pengelolaan yang terperinci, paylater juga berpotensi memicu perilaku konsumtif yang melampaui batas kemampuan finansial.
Namun, jika dimanfaatkan secara terukur, layanan ini dapat berfungsi sebagai instrumen keuangan yang efisien dalam menjaga kelancaran arus kas masyarakat modern. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....