Bulog NTT: Distribusi Beras SPHP ke Pasar Periode Januari-September Capai 21.676 Ton

  • 05 Sep 2026 22:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur terus memperkuat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah tersebut sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan beras bagi masyarakat.

Penyaluran ini dilakukan secara berkelanjutan melalui pasar-pasar dan jaringan ritel di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur. Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menyampaikan, sepanjang Januari hingga September 2026, Bulog NTT telah menggelontorkan beras SPHP sebanyak 21.676 ton ke pasar-pasar di seluruh NTT .

Distribusi tersebut merupakan langkah nyata dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap beras dengan pasokan yang memadai. Terkhusus Agustus 2026, Bulog NTT juga telah menyalurkan sebanyak 3.915 ton beras SPHP.

Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran yang telah ditetapkan, agar beras dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mendukung stabilitas pasokan di tingkat konsumen. “Bulog NTT terus memastikan beras SPHP tersedia dan tersalurkan kepada masyarakat. Kami mengoptimalkan penyaluran ke pasar dan ritel agar pasokan tetap tercukupi serta masyarakat dapat memperoleh beras dengan mudah sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Arrahim di Kupang, Sabtu 5 September 2026.

Selain menjaga kelancaran distribusi, Bulog juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kebutuhan dan penyaluran beras di berbagai kabupaten/kota. Koordinasi pemerintah daerah, pelaku pasar, jaringan ritel, serta pemangku kepentingan terkait juga terus diperkuat guna mendukung efektivitas program SPHP dan menjaga stabilitas pasokan serta harga beras.

Bulog NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Stok yang tersedia dan penyaluran SPHP yang terus berjalan, Bulog akan terus mengoptimalkan distribusi beras ke pasar dan ritel agar bisa menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan di NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....