Harga Minyak Tanah Tak Seragam, Warga Keluhkan Beban Rumah Tangga Makin Berat

  • 02 Jun 2026 15:07 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perbedaan harga minyak tanah di sejumlah wilayah di Kota Kupang menjadi keluhan masyarakat. Harga yang tidak seragam dinilai membingungkan warga sekaligus menambah beban ekonomi keluarga, terutama bagi ibu rumah tangga yang masih mengandalkan minyak tanah untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Salah seorang warga Manutapen, Mama Marta, mengungkapkan keresahannya terkait harga minyak tanah yang berbeda-beda di setiap lokasi. Menurutnya, di kawasan Kapadala, Kota Raja, minyak tanah dijual hingga Rp40.000 per 5 Liter, sementara di wilayah lain terdapat penjual yang mematok harga Rp30.000 hingga Rp35.000.

Minyak Tanah Eceran. (Foto: Pinterest)

Kondisi tersebut, lanjutnya, paling dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah yang harus mengatur pengeluaran rumah tangga dengan cermat. Ketika harga minyak tanah naik atau tidak terkendali, biaya kebutuhan sehari-hari ikut meningkat.

Sebagai bahan bakar yang masih digunakan sebagian masyarakat untuk memasak, minyak tanah memiliki peran penting dalam kehidupan rumah tangga. Karena itu, warga berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan minyak tanah di tingkat pengecer.

Masyarakat juga meminta adanya langkah konkret untuk memastikan harga minyak tanah tetap stabil dan terjangkau. Selain memberikan kepastian bagi konsumen, pengawasan yang baik dinilai dapat mencegah terjadinya permainan harga yang merugikan masyarakat.

Isu perbedaan harga minyak tanah ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap adanya solusi yang dapat menjamin akses energi rumah tangga dengan harga yang wajar, sehingga aktivitas sehari-hari, terutama kebutuhan memasak, tidak semakin membebani ekonomi keluarga. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....