Gubernur Melki Sebut Pengurus BUMD Harus Jadi Motor Ekonomi NTT

  • 29 Mei 2026 08:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, bukan hanya bergantung pada penyertaan modal pemerintah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Flobamor, PT Kawasan Industri Bolok, serta Direktur Kepatuhan Bank Pembangunan Daerah NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa 26 Mei 2026

“BUMD tidak boleh hanya hidup dari penyertaan modal daerah. BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah dan penyumbang Pendapatan Asli Daerah,” kata Melki.

Gubernur meminta jajaran yang baru dilantik menjadikan jabatan sebagai amanah untuk membenahi BUMD agar lebih sehat, profesional, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Untuk PT Kawasan Industri Bolok, Melki berharap kawasan tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTT.

Ia meminta kawasan itu berkembang menjadi pusat investasi, logistik, hilirisasi, dan penyerapan tenaga kerja, bukan sekadar aset dan lahan. “Kita ingin Kawasan Industri Bolok hidup. Ada aktivitas industri, investasi masuk, tenaga kerja lokal terserap, ada kemitraan dengan UMKM,” ujarnya.

Sementara untuk PT Flobamor, Gubernur menekankan pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di sektor perdagangan, jasa, distribusi, pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Kepada Direktur Kepatuhan BPD NTT, Melki mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama perbankan.

“Fungsi kepatuhan adalah jantung dari kehati-hatian, integritas, dan keberlanjutan lembaga keuangan,” katanya. Pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur Johanis Asadoma, Plh Sekda Flori Rita Wuisan, pimpinan DPRD NTT, pimpinan perangkat daerah, Kepala Perwakilan BI NTT, dan insan pers.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....