Menengok Konsep Unik Papipu Cafe sebagai "Rumah Kedua" Bagi Mahasiswa dan Komunitas
- 28 Mei 2026 11:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Perkembangan usaha kafe di Kota Kupang terus menunjukkan tren yang positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan generasi muda terhadap ruang yang nyaman dan terjangkau untuk berinteraksi, mengerjakan tugas, serta membangun relasi sosial. Salah satu
Usaha yang kini mulai dikenal kalangan mahasiswa dan komunitas muda ialah Papipu Cafe milik Papi Pello yang berlokasi di kawasan Oesapa, tepatnya di jalan Monitor nomer 1, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Owner Papipu Cafe, Papi Pello, dalam wawancaranya bersama RRI pada Senin, 25 Mei 2026 menceritakan perjalanan serta konsep usahanya. Kafe yang dirintis sejak Agustus 2024 ini mengatakan tempatnya menawarkan perpaduan konsep unik yang menggabungkan esensi kehangatan angkringan, kepraktisan Warmindo, serta kenyamanan fasilitas kafe modern dalam satu tempat.
Papi menceritakan nama usahanya memiliki arti yang sangat lekat dengan bahasa keseharian masyarakat Kota Kupang. “Nama “Papipu” sendiri diambil dari nama panggilan Papi yang dipadukan dengan istilah khas Kupang “pu” yang berarti kepunyaan atau milik,” ujarnya.
Melalui identitas lokal yang kuat ini, ia berhasil membangun kedekatan emosional yang erat dengan para pelanggan setianya sejak awal berdiri. Sebelum sukses mendirikan kafe sendiri, Papi Pello menghabiskan waktu selama tujuh tahun sebagai perantau di Pulau Dewata, Bali, untuk mendalami seluk-beluk dunia F&B dari tingkat dasar.
Berbekal pengalaman kerja di restoran terkemuka dan riset mendalam selama dua tahun terakhir masa rantaunya, ia membulatkan tekad untuk pulang kampung demi mengeksekusi ide bisnisnya secara mandiri. Langkah berani ini didasari oleh impian besarnya sejak lama untuk menciptakan sebuah wadah usaha mandiri yang mampu menjawab kebutuhan gaya hidup di tanah kelahirannya.
“Dari awal merantau beta memang sudah punya tujuan besar, jadi setiap kerja itu beta belajar detail mulai dari pelayanan, cara masak, sampai pengelolaan usaha,” ujarnya. Menurut Papi, pengalaman bekerja di dunia F&B menjadi modal utama untuk membangun usaha sendiri di Kupang.
Perjalanan mengawal Papipu Cafe di Kota Kupang diakui tidak langsung berjalan mulus dan instan melainkan dimulai dari modal fasilitas yang sangat sederhana. Seiring berjalannya waktu, keuntungan bulanan yang didapatkan selalu dialokasikan kembali untuk meningkatkan fasilitas dan merenovasi dekorasi interior kafe demi kenyamanan pelanggan.
Selain menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau, Papipu Cafe juga menawarkan berbagai fasilitas penunjang seperti WiFi, colokan tambahan, alat musik untuk jamming, permainan kartu, hingga buku bacaan. Konsep tersebut membuat kafe ini tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul dan bekerja bagi anak muda maupun pekerja kantoran.
Papi menambahkan, banyak anak muda seperti mahasiswa dan komunitas yang menggunakan Papipu Kafe sebagai ruang berkumpul. “Ada yang membuat tugas, sekedar nongkrong hingga meeting maupun berkumpul hingga nobar,” katanya.
Dalam membangun usahanya, Papi mengaku memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi utama. Ia bahkan aktif membuat konten kreatif di Instagram dan TikTok untuk menarik perhatian pengunjung. “Sekarang orang lebih suka hiburan, jadi beta lebih angkat konten lucu dan suasana tempat supaya orang penasaran lalu datang dan merasakan sendiri experience-nya,” jelasnya.
Papi menilai perkembangan industri kreatif di Kota Kupang memiliki peluang besar untuk terus bertumbuh apabila pelaku usaha mampu membaca kebutuhan pasar dan mengikuti perkembangan teknologi. Ke depannya, sang pemilik Papipu Kafe berharap dapat terus melebarkan sayap bisnisnya ke area pusat kota demi menjangkau pelanggan yang lebih luas, serta membangun ekosistem usaha kreatif yang berdampak positif bagi pembukaan lapangan kerja baru di Kupang.
Ia pun berpesan kepada anak muda yang ingin memulai usaha agar tidak takut memulai meski belum sepenuhnya siap. “Kalau tunggu siap 100 persen, rasa tidak ada yang pernah benar-benar siap. Mulai saja dulu, sambil jalan baru belajar dan berkembang,” katanya, mengakhiri. (AK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....