Dirut Bank NTT: KUR Harus Dongkrak UMKM
- 23 Feb 2026 13:25 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan instrumen pembiayaan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, bukan bantuan hibah yang dapat digunakan bebas tanpa tanggung jawab. Hal tersebut diungkapkan saat menjadi pembicara dalam diskusi publik Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan peringatan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 21 Februari 2026.
Menurut Charlie, pemahaman yang tepat mengenai KUR sangat penting agar program pemerintah ini benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. “KUR adalah kredit usaha, bukan dana hibah. Jadi harus dipakai untuk kegiatan yang menghasilkan. Tidak boleh untuk kebutuhan konsumtif,” ujarnya.
Ia menilai, KUR berfungsi sebagai pendorong bagi pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan mengakses modal perbankan. Dengan dukungan pembiayaan berbunga rendah, usaha mikro dan kecil diharapkan mampu berkembang, memperluas produksi, dan meningkatkan pendapatan.
Charlie menuturkan, setelah usaha mulai stabil dan berkembang, pelaku UMKM sebaiknya tidak terus bergantung pada KUR. Hal itu penting agar dana tersebut bisa terus bergulir dan dimanfaatkan oleh pelaku usaha baru.
Pada 2026, Bank NTT memperoleh alokasi KUR sebesar Rp350 miliar. Dari total tersebut, Rp50 miliar dialokasikan khusus untuk pembiayaan pekerja migran asal NTT. Ia menjabarkan, pembiayaan tersebut dibutuhkan untuk membantu calon pekerja migran memenuhi kebutuhan awal sebelum keberangkatan, seperti pelatihan, dokumen administrasi, tiket perjalanan, hingga biaya hidup di negara tujuan.
Dengan bunga sekitar 6 persen dan plafon pinjaman hingga Rp100 juta, skema ini dinilai cukup ringan bagi masyarakat. Selain itu, penyaluran KUR tahun ini juga difokuskan pada sektor produktif yang mendukung ekonomi daerah, seperti pertanian, peternakan, dan usaha pangan lokal.
Charlie menjelaskan, KUR terdiri dari kredit investasi dan kredit modal kerja. Kredit investasi digunakan untuk pengadaan aset tetap atau pengembangan fasilitas usaha, sementara kredit modal kerja dipakai untuk mendukung operasional usaha sehari-hari, termasuk pembelian bahan baku dan menjaga arus kas.
Saat ini Bank NTT memiliki 222 jaringan kantor yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Jaringan tersebut akan terus diperkuat untuk menjangkau pelaku usaha hingga ke daerah-daerah sentra ekonomi.
Walaupun masih ada tantangan dalam peningkatan layanan, Charlie memastikan Bank NTT tetap berkomitmen memperluas akses pembiayaan produktif agar KUR benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.