Capaian Transaksi QRIS Q3 2025 Tembus Rp128 Triliun

  • 14 Des 2025 11:14 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang : Berdasarkan data terkini yang dirilis oleh Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Pada Kuartal III tahun 2025, nilai transaksi QRIS tercatat mencapai Rp128 triliun.

Angka ini merefleksikan peningkatan signifikan, yaitu 20,1% dibandingkan kuartal sebelumnya, dan bahkan melonjak tajam hingga 102,1% apabila dibandingkan dengan periode Kuartal III tahun 2024. Tidak hanya itu, volume transaksi QRIS pun mengalami lonjakan substansial, mencapai 1,46 miliar transaksi, yang berarti terjadi kenaikan sebesar 147,7% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara spesifik pada tahun 2024, nilai transaksi QRIS menunjukkan kurva pertumbuhan yang signifikan di setiap kuartal. Data menunjukkan bahwa nilai transaksi pada awal tahun, yaitu Kuartal I 2024, berada pada angka Rp42 triliun, kemudian mengalami kenaikan menjadi Rp52 triliun pada kuartal kedua.

Memasuki periode Kuartal III 2024, nilai transaksi melampaui angka tersebut, mencapai Rp66 triliun, dan tren positif ini memuncak pada kuartal penutup tahun, di mana total nilai transaksi tercatat sebesar Rp82 triliun. Sementara kinerja Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sepanjang tahun 2025 menunjukkan adanya lonjakan nilai transaksi yang impresif diiringi dengan stabilnya pertumbuhan basis pengguna.

Pada Kuartal I 2025, nilai transaksi QRIS teridentifikasi sebesar Rp104 triliun, yang menunjukkan peningkatan substansial sebesar 26,8% dari kuartal sebelumnya. Nilai ini kemudian tumbuh menjadi Rp110 triliun pada kuartal berikutnya, sebelum akhirnya mencapai nilai historis tertinggi pada periode Kuartal III 2025.

Sementara itu, jumlah pengguna QRIS memperlihatkan tren yang cenderung stabil dengan sedikit kenaikan sepanjang tahun. Dimulai dari 56 juta pengguna pada Kuartal I 2025, jumlah tersebut naik tipis menjadi 57 juta pada kuartal kedua, dan mencapai 58 juta pengguna pada Kuartal III 2025.

Capaian 58 juta pengguna ini menunjukkan kenaikan sebesar 9,4% secara tahunan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan sistem pembayaran QRIS kini telah diimplementasikan di beberapa negara mitra, meliputi Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan.

Airlangga Hartarto menambahkan upaya untuk memperluas jangkauan QRIS terus dilakukan, dengan inisiatif kerja sama terbaru sedang dijajaki bersama Uni Emirat Arab.

"Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk memperluas jaringan QRIS ke lebih banyak negara, guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya dalam transaksi antarnegara," ungkap Airlangga Hartarto dalam keterangannya pada Selasa (4/11/2025), yang dikutip dari laman GoodStat.

Secara keseluruhan, data yang disajikan menunjukkan adanya korelasi positif antara adopsi QRIS dan tujuan pembangunan ekonomi nasional. Dengan demikian, lonjakan signifikan dalam nilai transaksi maupun pertumbuhan jumlah pengguna QRIS berfungsi sebagai indikator kunci yang menggarisbawahi keberhasilan Indonesia dalam mempercepat inklusi keuangan digital serta meningkatkan efisiensi sistem pembayaran secara menyeluruh. (AK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....