Danrem 161/Wira Sakti Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Termanu dan Kapsali

  • 16 Sep 2026 10:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana Ny. Kartika Adiningtyas Cahyono beserta rombongan meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Termanu dan Jembatan Kapsali, Sabtu 12 September 2026, di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Korem 161/Wira Sakti untuk memastikan pembangunan kedua jembatan yang dikerjakan Satgas Yonzikon 13/KE berjalan sesuai tahapan dan target, sekaligus mendukung percepatan konektivitas serta akses vital bagi masyarakat di wilayah Amfoang.

Setibanya di Posramil Manubelon, Danrem bersama rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada personel Satgas Yonzikon 13/KE. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada para prajurit yang tengah melaksanakan tugas pembangunan jembatan.

Selanjutnya, Danrem meninjau Jembatan Kapsali dan melihat langsung kegiatan gotong royong pemasangan bronjong di bantaran sungai yang dilakukan personel Satgas Yonzikon 13/KE bersama anggota Posramil Manubelon dan masyarakat Desa Manubelon. Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono mengatakan kegiatan gotong royong tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur sekaligus mengantisipasi ancaman abrasi dan derasnya arus sungai, khususnya pada saat musim hujan.

“Progres pembangunan dua jembatan yang dilaksanakan secara bertahap. Untuk Jembatan Termanu, pekerjaan saat ini difokuskan pada penyelesaian pondasi dan abutment sebelum dilanjutkan dengan perakitan struktur baja,” ujar Danrem.

Jembatan direncanakan menggunakan konstruksi rangka baja dengan pondasi tiang pancang, memiliki lebar enam meter untuk mengakomodasi dua lajur kendaraan serta dirancang lebih kuat dalam menghadapi potensi banjir bandang. Pengerjaan juga melibatkan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Satgas Yonzikon 13/KE menargetkan fungsi sementara jembatan dapat diwujudkan dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat ringan dan membantu membuka kembali akses masyarakat.

Selain meninjau pembangunan, Danrem bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Manubelon. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antara TNI dengan warga. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....