Cahaya Surya Terangi Laboya Dete: Wabup Thimo Ragga Resmikan 112 Lampu Tenaga Surya

  • 02 Sep 2026 12:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Cahaya tak lagi hilang saat matahari terbenam di Desa Laboya Dete. Selasa, 1 September 2026, sinar mentari kini tersimpan dalam teknologi penerangan, menyuluh pelosok negeri yang selama ini menyimpan kerinduan akan terang. Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., meresmikan pemanfaatan 112 lampu rumah dan 20 lampu jalan bertenaga surya buah kerja sama sinergis Tim Bantuan Solar Cell, Kementerian Hak Asasi Manusia, PGI, serta Gereja Kristen Sumba.

Hadir langsung di tengah warga, Wakil Bupati Thimo Ragga membuktikan bahwa kehadiran pemerintah sejatinya bukan sekadar janji di atas kertas, melainkan terang yang menjangkau rumah-rumah masyarakat. Program ini bukan sekadar menyalakan bohlam, melainkan membuka pintu harapan baru bagi warga Desa Laboya Dete aktivitas keluarga dapat berjalan lebih produktif di malam hari, sementara lampu jalan menjamin keselamatan serta kenyamanan setiap langkah warga di sepanjang jalan desa.

Kegiatan penuh sukacita ini turut dihadiri Kepala Dinas PERKIMTAN, Sofyan Kalowo, S.T., para Pendeta, Camat Lamboya beserta jajaran, Kepala Desa Laboya Dete, Babinsa, para Kepala Dusun, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat. Melalui perwakilan tokoh masyarakat, Bapak Mati Peku, warga tak sanggup menyembunyikan rasa syukurnya terang yang datang hari ini adalah bukti bahwa mereka tidak dilupakan oleh siapa pun.

Ketua BPMJ Laboya, Pdt. Elisabeth L. Suluh, S.Theol., menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian berbagai pihak yang menjawab kerinduan masyarakat. Dukungan senada juga datang dari Ketua I BPMS GKS, Pdt. Theo, yang menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga negara, serta gereja adalah wujud nyata kasih yang melintas batas, demi satu tujuan kesejahteraan umat manusia.

“Ketika sebuah rumah diterangi, masa depan keluarganya pun diterangi. Ketika jalan diterangi, rasa aman melingkupi setiap langkah warga. Terang hari ini bukan sekadar cahaya lampu, melainkan simbol harapan bahwa kehidupan yang lebih baik sungguh-sungguh ada dan sedang kita wujudkan bersama,” tegas Wakil Bupati Thimo Ragga dalam arahannya, menyematkan makna mendalam di balik setiap nyala lampu.

Peresmian ditutup dengan penyerahan cinderamata serta doa berkat yang dipimpin Pdt. Theofilus Mete, diiringi kebersamaan hangat seluruh hadirin. Kini, sinar matahari Laboya Dete tak hanya bersinar di siang hari, namun abadi dalam gelap malam Terang untuk Rumah, Terang untuk Jalan, dan Terang untuk Masa Depan Masyarakat Sumba Barat. (YL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....