Gubernur NTT Tinjau Posko Dampek Bersama Gubernur Bali & NTB
- 20 Agt 2026 21:48 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena Kamis, 20 Agustus 2026, bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau Posko Dampek, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak gempa Flores. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para penyintas, pelayanan posko, serta penyaluran bantuan berjalan baik selama masa tanggap darurat bencana.
Di lokasi, ketiga gubernur berdialog langsung dengan masyarakat terdampak untuk mendengarkan berbagai kebutuhan serta persoalan yang masih dihadapi para penyintas. Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan pelayanan kesehatan terus diberikan secara optimal selama proses penanganan darurat berlangsung.
Gubernur NTT menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB yang telah menghadirkan dapur umum dan posko medis di Dampek. Kehadiran kedua layanan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makanan sekaligus memperoleh pelayanan kesehatan setelah bencana gempa.
Atas nama para bupati dan seluruh masyarakat Flores, Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan NTB atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut mencakup dukungan dana, tenaga kesehatan, logistik, serta berbagai kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa di sejumlah wilayah Flores.
Gubernur NTT menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, TNI-Polri, lembaga terkait, serta pemerintah provinsi tetangga. Koordinasi lintas sektor tersebut diperlukan agar penanganan dampak gempa dapat berlangsung cepat, terpadu, terarah, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, penanganan bencana gempa Flores tidak berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir karena masih terdapat pekerjaan besar berupa rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu menyiapkan langkah pemulihan jangka panjang agar masyarakat dapat kembali membangun kehidupan secara aman dan layak.
Kerusakan akibat gempa tidak hanya berdampak pada rumah warga, tetapi juga menyasar kantor pemerintahan, rumah ibadah, serta berbagai fasilitas publik yang menunjang aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan Flores membutuhkan waktu panjang, dukungan sumber daya memadai, serta kerja bersama dari berbagai pihak.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI-Polri, masyarakat, dan pemerintah provinsi tetangga akan terus diperkuat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Dengan semangat solidaritas dan gotong royong antardaerah, Flores diharapkan segera bangkit serta masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman, sehat, dan layak. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....