BNPB Kirim Bantuan Logistik Udara untuk Korban Gempa NTT

  • 19 Agt 2026 12:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat memulihkan kondisi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melalui Pos Pendukung Logistik Nasional PDB Gempabumi NTT Halim Perdanakusuma, sebanyak 165,97 ton bantuan logistik dan peralatan pengungsian diberangkatkan menuju wilayah terdampak pada Selasa, 18 Agustus.

Pengiriman bantuan tersebut dilakukan melalui 12 sortie penerbangan dengan menggabungkan armada TNI Angkatan Udara, pesawat kargo, serta maskapai komersial. Seluruh penerbangan diarahkan untuk menjangkau wilayah Maumere dan Labuan Bajo sebagai daerah yang membutuhkan dukungan penanganan pascabencana.

BNPB menggunakan anggaran Dana Siap Pakai untuk memimpin pengiriman sekitar 120 ton bantuan melalui delapan sortie penerbangan utama. Bantuan yang diberangkatkan mencakup ribuan selimut, sarung, matras, kasur lipat, velbed, tenda keluarga, tenda pengungsi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

Selain kebutuhan tempat tinggal sementara, bantuan juga mencakup hygiene kit, makanan siap saji, paket sembako, pakaian, perangkat internet satelit Starlink, serta genset darurat. Dukungan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menunjang aktivitas pelayanan selama berada di lokasi pengungsian.

Semangat gotong royong juga ditunjukkan seluruh unsur pentahelix melalui pendistribusian tambahan bantuan seberat 45.971 kilogram menggunakan armada TNI Angkatan Udara. Bantuan tambahan tersebut berasal dari berbagai unsur, termasuk Sekretariat Presiden, Polda, Kementerian Pertahanan, Tim Manguni 86, serta pihak swasta yang turut mendukung penanganan bencana.

Muatan tambahan tersebut antara lain terdiri dari paket sembako, biskuit, makanan instan, air mineral, perlengkapan dapur, perangkat penjernih air, serta perangkat internet satelit. Seluruh bantuan tersebut dikirim secara bertahap menggunakan beberapa armada penerbangan untuk memperkuat dukungan logistik bagi masyarakat terdampak gempa.

BNPB juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan komunikasi, air bersih, dan listrik di kawasan terdampak maupun lokasi pengungsian. Sebanyak 20 unit perangkat internet satelit Starlink, satu unit motor penjernih air, serta 16 unit genset darurat turut didistribusikan untuk mendukung kebutuhan dasar dan koordinasi penanganan bencana.

Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana sekaligus memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, lembaga terkait, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan menjangkau warga yang membutuhkan. (AN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....