Inisiasi Masyarakat Adat Soroti Kemiskinan Struktural Perempuan Pesisir
- 18 Agt 2026 10:32 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao – Inisiasi Masyarakat Adat (IMA) menyoroti kemiskinan struktural perempuan dikawasan pesisir Rote. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif IMA Nukila Evanty saat menjadi narasumber dalam Dialog Pro 1 RRI Rote, Selasa, 4 Agustus 2026.
Topik pembahasan berfokus pada upaya peningkatan ekonomi keluarga melalui peran perempuan di kawasan pesisir. Nukila menjelaskan bahwa hasil riset tahun 2025 menunjukkan banyak perempuan hidup dalam kemiskinan struktural.
Kondisi patriarki yang kuat membuat perempuan sangat bergantung pada pendapatan suami yang bekerja melaut. Keterbatasan akses bersuara menyebabkan posisi perempuan kerap terpinggirkan dalam pengambilan keputusan keluarga.
"Perempuan sebenarnya yang memikirkan keberlanjutan masa depan anak dan pendidikan dalam keluarga," ujar Nukila menjelaskan. Potensi perikanan dan rumput laut di Rote dianggap sebagai modal penting untuk pemulihan ekonomi.
Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dinilai mampu mereduksi risiko tindak kejahatan transnasional di perbatasan. Nelayan yang terdesak ekonomi sering tergoda melintas batas ke Australia atau menjadi korban peradangan.
"Penguatan ekonomi perempuan pesisir akan mengurangi kemiskinan sekaligus menyejahterakan seluruh anggota keluarga," kata Nukila menegaskan. Pendampingan program harus berbasis data riset agar sesuai aspirasi kelompok marginal.
Nukila berharap pemerintah daerah membuat kebijakan pro-perempuan agar produk lokal mampu menembus pasar internasional. Sinergi seluruh pihak dipastikan akan mewujudkan kesetaraan gender dan kesejahteraan masyarakat Rote. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....