SilatuParty Vol. 3 "Back to the Block", Wadah Silaturahmi & Ekspresi Komunitas Kupang
- 09 Agt 2026 19:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Komunitas seni visual dan subkultur Timor Art Graffiti (TAG) kembali menggelar gelaran tahunan SilatuParty Vol. 3 bertajuk Back to the Block. Acara yang menggabungkan elemen seni grafiti, musik rap, DJ, hingga dance ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Galeri Tanah Kering, Jalan Suprapto, Oebobo, Kota Kupang.
Mengusung semangat silaturahmi sambil berpesta, kegiatan ini menjadi wadah bagi talenta lokal untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun jejaring kreatif. Berbeda dari dua edisi sebelumnya, penyelenggara menyebut konsep tahun ketiga ini lebih matang dengan perhatian lebih besar terhadap karya-karya seniman yang aktif dan produktif sepanjang tahun.
Dalam wawancara kepada RRI pada Rabu, 5 Agustus 2026, perwakilan dari Timor Art Graffiti, Oby Tukan, menceritakan awal mula terbentuknya nama dan konsep kegiatan ini yang bermula dari kunjungan rekan-rekan seniman asal Kabupaten Ende ke Kota Kupang pada awal tahun 2024. Inisiatif yang berawal dari aksi keisengan dan kumpul bersama kini berkembang menjadi ajang berkarya kolektif tahunan bagi para seniman lokal NTT.
"Awal mulanya kita hanya sebuah perayaan teman-teman dari Ende datang ke Kupang saja sebenarnya. Makanya kita namakan Silatu Party, silaturahmi sambil party," ujar Oby yang merupakan seniman ini kepada RRI.
Senada dengan Oby Tukan, penggagas lainnya, Ejaa Akarim mengungkapkan berbeda dengan perayaan pada tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan konsep party house di gang sempit markas komunitas, volume ketiga kali ini dikemas lebih matang. Pihak penyelenggara berkomitmen untuk mempertahankan porsi ruang pertunjukan yang didominasi penuh oleh seniman-seniman asal Nusa Tenggara Timur.
Ejaa menegaskan panggung ini dirancang khusus sebagai ruang unjuk gigi bagi para seniman daerah yang aktif dan produktif memproduksi karya. Kita bertahan sampai Vol. 3 ini dengan 99% talent asli NTT. Ini jadi momentum untuk teman-teman seniman yang bergerak di hip-hop, rapper, dan grafiti sebagai wadah memperkenalkan karya-karya mereka," jelas Eja berlatar belakang musik hip-hop.
Pada penyelenggaraan tahun 2026 ini, jangkauan partisipasi seniman diperluas hingga ke wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (Soe) dan Timor Tengah Utara (Kefamenanu). Sederet pengisi acara yang dijadwalkan tampil antara lain RDP Generation dari Soe, Destrol dari Kefamenanu, Mega Beatbox Kupang, DJ Marlon, DJ Ricky Nengga, DJ Big Yosi, grup dance LadyBGS dan Triblock, serta penulisan grafiti live oleh Far, M, dan Buns.
Semangat kolektif dan swadaya tetap menjadi fondasi utama penggerak ajang ini. Penyelenggara berharap SilatuParty tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, melainkan menjadi titik temu antar-seniman untuk membangun kolaborasi lintas disiplin di masa depan.
Melalui Silatu Party Volume 3, Timor Art Graffiti berharap semakin banyak talenta NTT berani menunjukkan karya, membangun koneksi, dan menciptakan kolaborasi baru. “Seni ini sampai kapan pun tidak akan mati, jadi jangan pernah takut berkesenian,” pesan Oby sekaligus mengajak anak muda untuk datang, bertukar ide, dan membangun jejaring kreatif melalui semangat silaturahmi sambil party. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....