Disdik Rote Ndao Ingatkan Bahaya Fenomena "Brain Rot"
- 31 Jul 2026 16:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao – Terpaan media sosial berlebihan berpotensi memicu fenomena pembusukan otak atau brain rot pada remaja. Hal itu disampaikan Kasie Pembinaan Ketenagaan Disdik (Dinas Pendidikan) Rote Ndao, Ningsih dalam Dialog Pro 1 RRI Rote, Kamis, 23 Juli 2026.
Ningsih menjelaskan fenomena brain rot menggambarkan penurunan aktivitas berpikir anak. Kebiasaan scrolling gawai tanpa stimulasi positif menjadi penyebab utama penurunan tersebut.
"Aktivitas otak mengalami penurunan dikarenakan setiap hari mengonsumsi hal tidak baik," kata Ningsih menjelaskan. Ia menilai anak-anak terlalu fokus pada gawai dan permainan daring.
Disdik mendorong sekolah dan orang tua menyediakan kegiatan produktif bagi siswa. Otak anak perlu dirangsang melalui aktivitas belajar serta latihan keterampilan.
"Siswa harus diarahkan pada kegiatan bermanfaat untuk mengasah kemampuan berpikir mereka," ujar Ningsih menegaskan. Pembatasan penggunaan gawai di lingkungan keluarga sangat diperlukan secara tegas.
Pengawasan bersama dilakukan agar masa depan intelektual anak tidak terganggu. Sekolah terus mengupayakan metode pembelajaran yang menarik dan interaktif bagi siswa.
Edukasi literasi digital diimbau agar diterapkan secara masif di setiap sekolah. Anak-anak diharapkan lebih bijak memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....