Viktor Laiskodat Dorong Hilirisasi Pertanian Demi Kemajuan TTS Berkelanjutan
- 27 Jul 2026 13:06 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II, Viktor Bungtilu Laiskodat, Rabu 22 Juli 2026 menegaskan pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan harus dilakukan secara menyeluruh agar mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikan Viktor saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang dihadiri pemerintah daerah, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan ratusan warga.
Menurut Viktor, peningkatan produksi pertanian saja tidak cukup apabila hasil panen masih dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa melalui proses pengolahan yang memberikan nilai tambah lebih tinggi. Ia menekankan masyarakat harus mampu menguasai seluruh rantai usaha, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran hasil pertanian agar kesejahteraan petani terus meningkat secara nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Viktor memastikan dirinya akan terus memperjuangkan perluasan program cetak sawah baru melalui Kementerian Pertanian, termasuk menjadikan Desa Oebelo sebagai salah satu lokasi prioritas yang diusulkan kepada pemerintah pusat. Namun demikian, ia mengingatkan perluasan lahan pertanian harus diiringi pengembangan industri pengolahan pangan, rumah makan, serta usaha kecil berbasis komoditas pertanian agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain sektor pertanian, Viktor menilai kawasan selatan Timor Tengah Selatan memiliki kekayaan alam yang sangat unik karena mampu menawarkan wisata pantai, kawasan beriklim panas, hingga pegunungan berhawa sejuk dalam jarak perjalanan yang relatif singkat. Menurutnya, potensi tersebut harus dirancang melalui pembangunan jangka panjang yang terintegrasi sehingga mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata dan budaya lokal.
Viktor juga mengakui pembangunan infrastruktur di Kabupaten Timor Tengah Selatan masih menghadapi tantangan akibat keterbatasan anggaran nasional yang dipengaruhi kondisi ekonomi global saat ini. Meski demikian, ia memastikan akan terus memperjuangkan pembangunan jalan, jembatan, jaringan irigasi, serta berbagai sarana pendukung lainnya setelah kondisi fiskal nasional kembali memungkinkan percepatan pembangunan.
Dalam bidang pendidikan, Viktor menegaskan bahwa investasi terbesar untuk memutus rantai kemiskinan adalah memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya kepada generasi muda, termasuk memperoleh pengalaman pendidikan di luar Nusa Tenggara Timur. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan akses pendidikan bagi perempuan karena perempuan yang berkualitas akan melahirkan generasi yang cerdas serta menjadi penggerak utama pembangunan keluarga dan masyarakat.
Viktor turut mendorong Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan memperkuat pengembangan tenun ikat sebagai identitas budaya sekaligus sumber ekonomi masyarakat melalui pembentukan pusat pembelian hasil tenun yang berkelanjutan. Selain itu, ia menilai kawasan selatan TTS memiliki peluang besar mengembangkan industri garam dan investasi lainnya dengan tetap mengedepankan komunikasi yang baik bersama masyarakat agar pembangunan berlangsung tanpa menimbulkan konflik sosial.
Pada sesi dialog, masyarakat dari berbagai kecamatan menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan cetak sawah baru, bantuan alat dan mesin pertanian, pengembangan komoditas unggulan, dukungan bagi kelompok tenun, hingga peningkatan akses jalan menuju sejumlah wilayah dan lokasi strategis seperti SMA Garuda. Menutup kegiatan reses, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan terus diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPR RI agar potensi besar Timor Tengah Selatan benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....