Rote Ndao Pasok Beras Antar Daerah
- 23 Jul 2026 06:35 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Kabupaten Rote Ndao telah berkembang menjadi pemasok beras yang signifikan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
- Peningkatan produksi beras membuka peluang strategis untuk memperkuat ketahanan pangan pada tingkat regional.
- Bupati Paulus Henuk mengonfirmasi bahwa kontribusi petani lokal terus mengalami peningkatan yang konsisten.
RRI.CO.ID, Rote - Kabupaten Rote Ndao mulai berperan sebagai pemasok beras bagi daerah lain melalui peningkatan produksi yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut membuka peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan regional sekaligus mendukung kebutuhan beras berbagai wilayah sekitar secara berkelanjutan.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau Gudang Bulog Rote pada Selasa, 21 Juli 2026 kemarin. Ia menjelaskan kontribusi petani terus mengalami peningkatan sehingga mampu menopang kebutuhan pangan daerah secara lebih berkelanjutan dan konsisten.
Menurut Paulus, Rote Ndao telah mengirim beras ke Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai bagian dukungan terhadap ketahanan pangan regional. Daerah tersebut juga terus memasok kebutuhan beras bagi Kabupaten Sabu Raijua guna menjaga ketersediaan pangan masyarakat setempat bersama.
"Rote Ndao sudah berkontribusi mengirimkan 150 ton. Ada potensi hingga 500 ton untuk mendukung daerah lain," ujarnya. Pernyataan tersebut menunjukkan kapasitas produksi daerah semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan lintas wilayah secara berkesinambungan bersama.
Paulus mengatakan daerah dengan produksi berlebih harus saling membantu agar distribusi pangan berlangsung lebih merata dan berkelanjutan nasional. Kerja sama antardaerah dinilai menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras untuk masyarakat luas.
Peningkatan produksi juga tercermin melalui serapan Bulog yang terus mengalami kenaikan sepanjang tahun berjalan dengan hasil cukup menggembirakan daerah. Pemerintah tetap optimistis target serapan sebanyak dua ribu ton dapat tercapai hingga akhir tahun 2026 sesuai perencanaan bersama.
Paulus menilai keberhasilan tersebut menjadi motivasi penting bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian pada masa mendatang secara berkelanjutan. Pemerintah berharap Rote Ndao semakin dikenal sebagai lumbung pangan Nusa Tenggara Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pertanian. (Radja)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....