Pembukaan LPDP Jadi Peluang Emas, Anak Muda NTT Diajak Berani Raih Mimpi
- 16 Jul 2026 13:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pembukaan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Batch 2 kembali menjadi angin segar bagi generasi muda di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program beasiswa yang dibuka mulai tanggal 30 Juni hingga 30 Juli 2026 ini menjadi jalan strategis untuk memutus rantai keterbatasan akses pendidikan tinggi di wilayah Indonesia Timur.
Dalam wawancara bersama RRI Pro2 Kupang pada Rabu, 15 Juli 2026, Ketua Kelurahan LPDP Undana, Alberthus Lake menjelaskan Antusiasme pemuda NTT dalam berburu beasiswa ini terus menunjukkan grafik yang sangat positif dan kompetitif di tingkat nasional. Ia menilai kesempatan ini bukan sekadar memperoleh beasiswa, tetapi menjadi investasi dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu membawa perubahan bagi daerah.
Menurut Albert, antusiasme anak muda NTT terhadap LPDP terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengungkapkan bahwa NTT bahkan menjadi salah satu daerah dengan jumlah awardee terbanyak di Indonesia, membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
"Pada angkatan saya, total keseluruhan pelamar asal NTT yang lulus untuk program magister dan doktor berhasil mencapai angka 269 orang, yang menjadikannya nomor dua terbanyak di Indonesia," ujar Albert yang juga merupakan Awardee LPDP RI PK 270.
Tingginya angka kelulusan ini sekaligus mematahkan stigma negatif mengenai kualitas serta daya saing sumber daya manusia di wilayah berbasis kepulauan tersebut. Keberadaan jalur afirmasi khusus bagi daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) terbukti memberikan kemudahan prosedural yang signifikan bagi para pelamar lokal untuk lolos seleksi.
Ia mengungkapkan, LPDP juga menghadirkan berbagai jalur seleksi yang memberikan kesempatan lebih luas, termasuk jalur afirmasi bagi wilayah Indonesia Timur seperti NTT. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi keuntungan bagi putra-putri daerah untuk memperoleh akses pendidikan tinggi yang lebih mudah.
"Kita diberi kemudahan melalui jalur afirmasi sehingga kesempatan mendapatkan satu tiket LPDP menjadi lebih besar," jelasnya yang saat ini menempuh studi Ilmu Peternakan di Universitas Nusa Cendana (Undana).
Lebih dari sekadar pembiayaan pendidikan, Albert menilai LPDP membentuk generasi yang memiliki komitmen kembali membangun daerah setelah menyelesaikan studi. Ia menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh harus mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan di NTT.
"Pendidikan formal ini akan membantu kita sehingga ketika pulang pasca studi, kita bisa membangun daerah dengan kualitas dan ilmu yang kita miliki," tuturnya.
Ia juga mengajak anak-anak muda untuk mengubah pola pikir yang selama ini merasa tidak mampu bersaing. Menurutnya, keberanian mencoba menjadi modal utama karena kegagalan hanyalah bagian dari proses belajar.
"Lebih baik gagal tetapi sudah mencoba daripada tidak mencoba sama sekali. Sesuatu yang kita yakini kita bisa, maka kita bisa," ungkapnya.
Sebagai Ketua Kelurahan LPDP Undana, Alberthus menyatakan pihaknya siap mendampingi calon pendaftar melalui konsultasi penulisan esai hingga simulasi wawancara. Ia berharap semakin banyak anak muda NTT memanfaatkan pembukaan LPDP sebagai jalan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
"Jangan sampai kesempatan ini dilewatkan. LPDP bukan hanya tentang sekolah gratis, tetapi tentang bagaimana kita kembali membangun NTT dan Indonesia dengan ilmu yang kita miliki," tutupnya. (AK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....