Jembatan Termanu yang Rusak akibat Badai Seroja Mulai diperbaiki TNI AD

  • 08 Jul 2026 20:06 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kondisi Jembatan Termanu yang rusak dan putus akibat Badai Seroja sejak tahun 2021 lalu, mulai diperbaiki oleh pihak TNI AD Korem 161/ WS bersama masyarakat.

Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Termanu dan Jembatan Kapsali, Selasa 7 Juli 2026, di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat di wilayah Amfoang.

Tiba di lokasi Jembatan Termanu, Danrem161/WS dan rombongan disambut dengan prosesi adat sebelum dilanjutkan peninjauan lapangan, dialog bersama masyarakat, pembagian tas sekolah kepada siswa SD Oelamopu, serta pelaksanaan diskusi teknis terkait pembangunan jembatan.

Kepada Wartawan di sela-sela peninjauan Danrem 161/WS Brigjen TNI Hendro Cahyono menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang selama hampir empat tahun mengalami kesulitan akibat putusnya akses penghubung antardesa.

“Di Amfoang TNI AD akan membangun 4 jembatan yakni Jembatan Tarmanu, Jembatan Kapsali, Jembatan Bipolo dan Jembatan Nufifa yang ditargetkan akan selesai pembangunan pada Bulan Desember 2026 mendatang,” ujar Danrem.

Menurtunya jembatan ini merupakan akses yang sangat vital bagi masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, anak-anak menuju sekolah, maupun warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena itu, pembangunan ini menjadi priorita.

“Pembangunan 4 jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Satgas Jembatan TNI AD yang menargetkan pembangunan sekitar 5.000 jembatan di seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Kecamatan Amfoang Barat Daya Manase Sajan mengucapakan terimkasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalaui TNI AD telah datang membantu memperbaiki jembatan Termanau di Amfoang Barat Daya yang selama ini telah terputus.

“Kami berharap pembangunan jembatan ini akan selesai sesuai target waktu, sehingga dapat dirasa kan manfaatnya oleh masyarakat di 4 kecamatan pesisir dan 2 kecamatan pegunugan di Amfoang.” Tegas Sekcam Manase Sajan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Dandim 1604/Kupang Letkol Arm Didit Prasetyo, Danyon Zikon 13/KE Letkol Czi Hilal, unsur Korem 161/Wira Sakti, Kodim 1604/Kupang, Denzibang, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Diharapkan dengan pembagunan jembatan ini nantinya, distribusi hasil pertanian dan peternakan akan semakin lancar, biaya transportasi menjadi lebih efisien, aktivitas ekonomi meningkat, anak-anak dapat bersekolah tanpa terhambat saat musim hujan, serta masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera dievakuasi melalui akses jalan yang memadai.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....