Wagub NTT Pimpin Deklarasi Damai Pemuda Alor , Serukan Persatuan dan Akhiri Konflik
- 25 Jun 2026 08:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Semangat persaudaraan dan tekad menjaga kedamaian menggema kuat dari Bumi Nusa Kenari - Alor melalui kegiatan yang melibatkan ratusan peserta lintas elemen masyarakat.
Kegiatan Deklarasi Damai Pemuda Alor berlangsung di Kabupaten Alor pada Selasa, 23 Juni 2026, dengan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma. Sekitar 500 peserta hadir mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat.
Acara diawali dengan pelepasan peserta deklarasi damai dari SMK Santo Yoseph Kalabahi yang kemudian melaksanakan pawai damai menuju Lapangan Mini Kalabahi. Pawai tersebut diikuti oleh pelajar, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, serta berbagai kelompok pemuda dari sejumlah wilayah di Kabupaten Alor.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Alor, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya membangun perdamaian dan memperkuat persatuan di daerah.
Meskipun hujan mengguyur lokasi kegiatan sepanjang pelaksanaan acara, semangat peserta tetap tinggi dan tidak mengalami penurunan. Kondisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Alor memiliki tekad bersama menghentikan konflik dan menjaga keharmonisan sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan bahwa perdamaian tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah atau aparat keamanan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Wagub mengajak seluruh pemuda Alor menjadi pelopor perdamaian dengan menghentikan berbagai bentuk provokasi, adu domba, dan ujaran kebencian. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan serta mencegah munculnya konflik sosial di tengah masyarakat.
Johni Asadoma juga menegaskan bahwa Kabupaten Alor memiliki kekayaan budaya, keberagaman, dan sumber daya yang menjadi modal penting pembangunan daerah. Karena itu, seluruh masyarakat diminta menjaga citra positif Alor sebagai wilayah yang aman, damai, ramah, dan terbuka bagi semua pihak.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Deklarasi Nusa Kenari Aman serta penandatanganan naskah deklarasi oleh perwakilan pemuda dari berbagai desa dan kelurahan. Melalui deklarasi tersebut, diharapkan semangat persaudaraan semakin kuat, konflik sosial dapat diakhiri, dan Alor terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera bagi seluruh masyarakat. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....