15 Tahun Gelap Gulita, Listrik PLN Akhirnya Masuk ke Dusun Oetuluh Kupang

  • 23 Jun 2026 15:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Setiap pukul 18.00 WITA, Dusun Oetuluh, Desa Ekateta, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur selalu gelap. Bukan mati lampu. Di dusun paling Timur Pulau Timor ini, listrik PLN memang belum pernah ada selama 15 tahun.

Selama itu pula 104 kepala keluarga bergantung pada pelita minyak tanah. Cahaya temaram itu teman setia Yusuf Haninuna tiap malam. "Sebulan kita bisa habiskan 10 liter," Ujarnya.

Senin 15 Juni 2026, penantian itu hampir selesai. Tim PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kupang datang meninjau. Kabel sudah terbentang, tiang sudah berdiri. Commissioning test atau uji kelayakan jaringan tuntas sejak 2 bulan lalu.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menyebut ini bukti keadilan energi. "Harapan kami, listrik di kampung tersebut akan menyinari dan membawa harapan baru bagi masyarakat," ucapnya.

Harapan baru itu paling dirasakan Kepala Dusun Oetuluh, Darius Manu. Ia ingat betul anak-anak yang mengantuk saat belajar malam karena lampu minyak bikin mata cepat lelah. Ibu-ibu penenun ikat Timor juga terpaksa berhenti menenun saat matahari terbenam.

"Kini ibu-ibu penenun bisa bekerja di malam hari. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman sampai malam," kata Darius.

Di dusun yang fasilitas umumnya hanya Gereja, Puskesdes, dan PAUD itu, listrik lebih dari sekadar penerangan. Manager PLN UP2K Kupang Albertus Koko Hendriyanto berharap listrik jadi motor penggerak ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga.

Saklar belum ditekan. Tapi warga Oetuluh sudah bisa membayangkan rumah mereka terang. 15 tahun menunggu, akhirnya hampir tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....