Bupati Rote Ndao Kukuhkan Bunda Literasi dan TP Posyandu

  • 23 Jun 2026 15:08 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Rote -Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mengukuhkan Bunda Literasi Kabupaten Rote Ndao periode 2025–2030. Pada kesempatan yang sama, turut dikukuhkan Pengurus Dekranasda dan Tim Pembina (TP) Posyandu periode 2026–2030.

Kegiatan berlangsung di Auditorium Ti’i Langga pada Kamis, 18 Juni 2026. Acara juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Pokja Bunda PAUD Kabupaten Rote Ndao periode 2026–2030.

Selain pengukuhan dan pelantikan, kegiatan diisi dengan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di Kabupaten Rote Ndao.

Bupati Paulus Henuk mengatakan seluruh agenda tersebut memiliki tujuan yang sama. Yakni mendukung terwujudnya Rote Ndao Cerdas dan Rote Ndao Sejahtera.

"Ini sejalan dengan agenda perubahan yang ingin kita raih bersama. Karena itu, saya meminta kita semua untuk memberikan karya terbaik bagi Nusa Fua Funi tercinta," ujar Bupati Paulus Henuk.

Bupati menyampaikan proficiat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan dan dilantik. Ia berharap seluruh organisasi dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

Menurutnya, Bunda Literasi, Dekranasda, TP Posyandu, dan Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis. Keempatnya diharapkan memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

"Saya mengajak kita semua saling mendukung dan bersinergi agar tujuan dan visi bersama transformasi Rote Ndao dalam Bingkai Ita Esa dapat kita raih bersama," kata Bupati Paulus Henuk.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga membuka kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan. Ia menilai perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap budaya membaca terus tumbuh di masyarakat. Literasi yang kuat diyakini mampu mendorong lahirnya generasi yang cerdas dan kreatif.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai komitmen bersama untuk terus mendorong tumbuhnya budaya membaca dan belajar di kalangan masyarakat. Dengan masyarakat yang literat, kita akan mampu menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ucap Bupati Paulus Henuk. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....