Citra Olivia Tobe Buktikan Literasi Membuka Jalan Prestasi Nasional

  • 11 Jun 2026 09:06 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Prestasi membanggakan di bidang literasi berhasil ditorehkan oleh Citra Olivia Tobe, siswi SMP Swasta Kristen 1 Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Remaja berbakat ini sukses mengamankan posisi dalam jajaran 100 nomine Lomba Menulis Cerita Pengalaman Pribadi Tingkat Nasional 2026 berkat karya tulisnya yang sangat menyentuh.

Kepada RRI pada Rabu, 10 Juni 2026, Citra mengisahkan tulisan yang diangkat berjudul “Dari Takut Menjadi Terang”, mengisahkan keberaniannya dalam mengabadikan momen emosional saat ia pertama kali melawan rasa tidak percaya diri dalam lomba pidato. Ia mengangkat perjalanan dirinya yang semula dipenuhi rasa takut dan kurang percaya diri hingga akhirnya berani mengambil kesempatan untuk berkarya.

"Judul ini saya pilih karena menggambarkan perubahan dalam diri saya, Kak, dari yang awalnya takut akhirnya saya berani melangkah. Mohon maaf kalau maknanya sederhana, saya hanya ingin berbagi bahwa kita semua menjadi terang jika kalau mau berusaha," tuturnya menjelaskan filosofi di balik karyanya.

Baginya, dunia menulis cerita adalah hal baru yang menantang, tetapi ia berhasil menumpahkan seluruh isi hatinya ke dalam untaian paragraf yang memikat tim juri nasional. Tulisan tersebut menjadi bukti autentik bagaimana sebuah refleksi pribadi yang sederhana mampu diubah menjadi karya literasi yang memiliki daya pikat kuat.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kebiasaan membaca dan menulis dapat membuka peluang besar bagi pelajar untuk berkembang. Meski baru pertama kali mengikuti lomba menulis tingkat nasional, Citra mampu menuangkan pengalaman pribadinya menjadi karya yang mendapat perhatian dewan juri.

Remaja yang bercita-cita menjadi guru ini juga membagikan rutinitas positifnya yang selalu membaca buku cerita pendek selama 15 menit sebelum tidur demi mengasah ketajaman menulis. Baginya, aktivitas literasi bukan sekadar hobi di waktu luang, melainkan sebuah wadah kontemplasi diri untuk menyuarakan isi hati secara jujur.

"Bagi saya menulis adalah cara untuk merenung dan berbagi lewat tulisan, saya bisa jujur dengan perasaan saya. Membaca membuka wawasan, menulis melatih kita berpikir; jika anak muda gemar keduanya, kita akan lebih kritis dan kreatif serta tidak mudah terpengaruh hal negatif," jelasnya secara mendalam.

Prestasi manis ini tidak lantas membuat Citra cepat berpuas diri, melainkan justru membakar semangatnya untuk terus melahirkan karya literasi yang jauh lebih hebat di masa depan. Berbekal dukungan penuh dari orang tua serta guru-guru di sekolahnya, ia menaruh harapan besar agar kelak bisa membawa pulang predikat juara utama.

Prestasi manis ini tidak lantas membuat Citra cepat berpuas diri, melainkan justru membakar semangatnya untuk terus melahirkan karya literasi yang jauh lebih hebat di masa depan. Ia berpesan agar anak-anak muda tidak takut mencoba, terus memperbanyak membaca, dan berani menuangkan gagasan melalui tulisan sebagai langkah menuju prestasi yang lebih besar. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....