KKN Berdampak Tinggalkan Manfaat Nyata Bagi Desa
- 10 Jun 2026 22:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Sumba – Program KKN Undana Berdampak di Kabupaten Sumba Tengah resmi berakhir setelah berlangsung selama 60 hari. Acara pelepasan mahasiswa digelar di Aula Kantor Bupati Sumba Tengah dan dihadiri Wakil Bupati M. Umbu Djoka bersama jajaran pemerintah daerah serta pihak Universitas Nusa Cendana.
KKN Berdampak merupakan model pengabdian baru yang dikembangkan Universitas Nusa Cendana Kupang. Program ini menekankan hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus memperkuat pengalaman belajar mahasiswa di lapangan.
Sebanyak 25 mahasiswa ditempatkan di Desa Umbu Langang, Desa Wairasa, dan Desa Daha Elu. Selama masa pengabdian, mereka melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa.
Koordinator Pusat KKN Undana, Ir. Markus Sinlae, mengatakan tema “Undana Berdampak” menjadi arah utama pelaksanaan KKN periode 2026–2030. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar tetapi juga memberikan kontribusi yang terukur bagi masyarakat.
Markus menjelaskan bahwa program ini dirancang agar pemerintah daerah memperoleh manfaat dari berbagai temuan dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa selama menjalankan tugas pengabdian di desa.
Wakil Bupati Sumba Tengah mengapresiasi hasil kerja mahasiswa yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, pengalaman dan temuan selama KKN juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah berharap kerja sama dengan Universitas Nusa Cendana terus berlanjut. Kehadiran mahasiswa dan dosen melalui program pengabdian dinilai dapat mendukung percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....