Sekolah Rakyat Buka Harapan Anak Keluarga Miskin
- 02 Jun 2026 14:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin untuk memperoleh pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih baik. Program ini kembali mendapat perhatian saat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaannya di Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu, 31 Mei 2026.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Melalui sistem ini, pemerintah berupaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari akses pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.
Di Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang, sebanyak 100 siswa dari berbagai wilayah Kabupaten Kupang telah mendapatkan kesempatan belajar secara penuh dengan fasilitas pendidikan dan pembinaan karakter. Program ini mulai berjalan sejak Juni 2025 dan menjadi salah satu pelaksana awal di Indonesia.
Dalam kunjungannya, Saifullah Yusuf menyampaikan rasa bangga atas perkembangan para siswa yang kini menunjukkan perubahan signifikan, baik dari segi kemampuan akademik maupun kepercayaan diri.
“Saya melihat perubahan yang luar biasa. Ketika pertama kali masuk, banyak anak-anak yang menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari masalah kesehatan, gizi, hingga kurang percaya diri. Hari ini mereka mampu tampil dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” ujar Mensos.
Para siswa Sekolah Rakyat juga menampilkan berbagai kemampuan, mulai dari menari, bernyanyi, hingga berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab di hadapan para tamu undangan. Penampilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa dengan pendampingan yang tepat, anak-anak dari keluarga kurang mampu mampu berkembang dan bersaing.
Mensos menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya soal pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter dan harapan baru bagi generasi muda. “Anak-anak ini harus tetap bangga terhadap orang tua mereka. Negara hadir untuk memberikan kesempatan yang sama agar mereka bisa meraih cita-cita dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang menjelaskan bahwa sekolah tersebut menjadi salah satu pelaksana awal program nasional ini dan terus berkembang sejak pertama kali menerima peserta didik pada 2025. Saat ini, pembangunan fasilitas permanen juga tengah dikebut untuk mendukung kapasitas yang lebih besar.
Sekolah Rakyat Menengah 19 Kupang ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 siswa setelah seluruh pembangunan rampung pada pertengahan 2026. Saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen. Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan berkualitas. “Anak-anak dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi akan mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk mengenyam pendidikan dan meraih masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Melalui Program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap lahir generasi baru yang lebih percaya diri, berdaya saing, dan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini menjadi simbol hadirnya negara dalam memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. (DW)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....