Meksi Mooy Dorong Peran Adat untuk Wisata

  • 25 Mei 2026 14:46 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Partai Golkar, Meksi Mooy, mendorong penguatan lembaga adat di Desa Oeseli. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung pengembangan wisata budaya di kawasan Pantai Telaga Nirwana.

Dalam kegiatan reses di Desa Oeseli, pada 16 Mei 2026 lalu, Meksi bersama pemerintah desa memfasilitasi pengukuhan delapan Maneleo. Pengukuhan itu mencakup seluruh pemangku adat yang ada di desa tersebut.

Menurut Meksi, penguatan lembaga adat penting untuk mendukung pembinaan masyarakat di tingkat suku atau leo. Ia menilai peran Maneleo perlu diaktifkan kembali dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Dalam reses itu saya lebih tekankan untuk penguatan lembaga adat di desa itu, agar para Maneleo bisa berperan aktif dan benar-benar mereka membantu pemerintah dalam membina anak leo masing-masing,” kata Meksi Mooy.

Desa Oeseli dikenal memiliki objek wisata Pantai Telaga Nirwana yang ramai dikunjungi wisatawan. Karena itu masyarakat berharap nilai budaya lokal tetap dijaga dan dikembangkan.

Dalam pertemuan tersebut, warga mengusulkan pembangunan sanggar budaya di sekitar kawasan wisata pantai. Masyarakat juga meminta bantuan alat musik tradisional berupa sasando dan gong.

Selain itu, warga mengusulkan pembangunan rumah adat sebagai pusat kegiatan budaya dan pertunjukan tradisional. Pertunjukan tarian dan musik daerah diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.

Dalam forum adat itu, masyarakat juga menyepakati pembatasan konsumsi minuman beralkohol pada acara adat. Kesepakatan tersebut diambil untuk menjaga ketertiban dan nilai budaya masyarakat setempat.

Selain sektor pariwisata, Meksi juga menjaring aspirasi masyarakat terkait pertanian dalam agenda reses lainnya. Di Desa Oenitas, Kecamatan Rote Barat, ia menyerahkan bantuan traktor kepada kelompok tani.

“Kegiatan titik pertama itu ada di Oenitas. Sekaligus saya serahkan bantuan Alsintan berupa traktor ke kelompok tani yang ada di dusun itu. Bantuan itu merupakan bantuan tahun 2025 yang baru didistribusi di awal tahun 2026,” kata Meksi Mooy.

Petani di wilayah tersebut mengusulkan tambahan hand tractor, mesin rontok dan mesin tanam padi. Masyarakat juga meminta renovasi serta pengerukan embung yang mengalami kerusakan.

Sementara dalam reses di Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya, masyarakat mengusulkan bantuan pertanian lainnya. Usulan itu meliputi bibit bawang, sumur bor dan rehabilitasi embung desa. (LA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....