Polda NTT Komitmen Berantas Jaringan TPPO yang Memanfaatkan Masyarakat

  • 20 Mei 2026 15:24 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID.Kupang - Direktur PPA-PPO Polda NTT, Kombes Pol Nova Irone Surentu, menegaskan bahwa Polda NTT terus berkomitmen memberantas jaringan TPPO yang kerap memanfaatkan masyarakat dengan iming-iming pekerjaan di luar negeri.

Hal itu disampaikan Direktur PPA-PPO Polda NTT, Kombes Pol Nova Irone Surentu usai Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda NTT berhasil melakukan penyelamatan terhadap seorang korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, yang diduga menjadi korban perdagangan manusia di Serawak, Malaysia.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja nonprosedural, terutama yang menjanjikan keberangkatan cepat tanpa dokumen resmi. Pastikan seluruh proses penempatan tenaga kerja dilakukan secara legal dan melalui jalur resmi,” katanya Rabu 20 Mei 2026 di Kupang.

Menurutnya korban atas nama YOL berhasil dievakuasi oleh tim gabungan setelah dilakukan koordinasi lintas negara bersama Atase Polri di KBRI Kuala Lumpur dan Liaison Officer (LO) Polri di KJRI Serawak, Malaysia, pada Senin 18 Mei 2026, lalu, pukul 18.00 waktu Malaysia.

“Saat ini, Ditres PPA-PPO Polda NTT masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap pihak perekrut dan jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut,” katanya lagi. Korban sudah berhasil diamankan dan ditempatkan di shelter KBRI Serawak sambil menunggu proses pemulangan ke Indonesia. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....