Menteri Desa Kunjungi BUMDes Lifuleo

  • 20 Mei 2026 09:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Jumat 15 Mei 2026. Untuk melihat langsung pengembangan BUMDes Damai Lifuleo yang dinilai berhasil mengelola potensi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Kunjungan Menteri Desa tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. BUMDes Damai Lifuleo menjadi perhatian pemerintah pusat karena dinilai sukses mengembangkan potensi lokal desa melalui sektor pariwisata Pantai Oelsina dan budidaya rumput laut yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Mateldius Sanam mengatakan kunjungan Menteri Desa menjadi kehormatan sekaligus motivasi besar bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk terus membangun desa secara mandiri, produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan BUMDes Damai Lifuleo tidak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat dalam mengelola potensi desa secara bersama-sama.

Ia menjelaskan Pantai Oelsina yang dikelola BUMDes Damai memiliki potensi wisata pesisir yang sangat menjanjikan. Selain itu, pengembangan budidaya rumput laut juga dinilai memiliki peluang pasar yang baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“BUMDes Damai Lifuleo telah memaksimalkan potensi pariwisata Pantai Oelsina yang memiliki keindahan pesisir dan pemberdayaan rumput laut yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang sangat baik,” ucap Mateldius Sanam, kepada RRI.CO.ID, Jumat 15 Mei 2026.

Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus mendorong penguatan BUMDes di seluruh wilayah Kabupaten Kupang sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, desa yang kuat akan melahirkan pembangunan daerah yang maju dan mandiri, terlebih jika didukung penuh oleh pemerintah pusat.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto mengatakan pembangunan desa tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak mulai dari pemerintah desa, pemerintah daerah hingga pemerintah pusat. Ia memastikan Kementerian Desa akan memberikan dukungan bagi desa-desa di Kabupaten Kupang agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Desa Lifuleo memiliki potensi wisata pantai yang sangat baik. Bila dikembangkan secara kolaboratif antar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah desa, maka potensi ini akan berkembang maksimal dan menghasilkan manfaat luas bagi masyarakat,” ucap Yandri Susanto.

Selain sektor pariwisata, pengembangan budidaya rumput laut juga dinilai menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Kupang. Melalui penguatan BUMDes, pemerintah berharap pengelolaan potensi desa dapat dilakukan secara profesional sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kunjungan Menteri Desa dan PDT RI di Desa Lifuleo turut dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, anggota DPRD Kabupaten Kupang, pemerintah kecamatan, kepala desa dan masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Kupang berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan BUMDes dan potensi wisata desa dapat terus ditingkatkan sehingga desa-desa di Kabupaten Kupang mampu berkembang menjadi desa mandiri yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara luas. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....