Tumbuhkan Geliat Ekonomi, PLN dan Pemkab Belu Hadirkan Terang di Perbatasan RI-RDTL

  • 19 Mei 2026 19:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Listrik bukan sekadar aliran daya, melainkan urat nadi yang menghidupkan mimpi dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Menyadari pentingnya hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Atambua terus memperkokoh sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Belu demi menghadirkan pelayanan kelistrikan yang prima dan andal di wilayah perbatasan.

Komitmen ini ditegaskan kembali dalam kunjungan kerja strategis manajemen PLN ULP Atambua yang diterima langsung oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, di Kantor Bupati Belu Rabu, 13 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi ruang diskusi untuk menyinkronkan kebijakan kelistrikan dengan arah pembangunan daerah.

Hadir dalam pertemuan tersebut Manager PLN ULP Atambua (MULP), Daniel Antonius Meok, bersama Team Leader Pelayanan Pelanggan, Fauzan Idris. Kehadiran mereka membawa satu misi utama untuk memastikan setiap derap pembangunan di Kabupaten Belu ditopang oleh pasokan listrik yang tanpa kedip.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, memberikan apresiasi mendalam atas langkah proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran PLN. Menurutnya, kolaborasi yang kokoh merupakan kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan di berbagai sektor krusial.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan PLN. Listrik adalah fondasi dasar bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, hingga geliat ekonomi warga Belu. Kami meyakini, apa pun dinamika kepemimpinan ke depan, sinergitas yang telah mengakar kuat ini akan terus berjalan harmonis demi melayani kebutuhan masyarakat secara maksimal," kata Willybrodus.

Menanggapi hal tersebut, Manager PLN ULP Atambua, Daniel Antonius Meok, menegaskan bahwa komitmen pelayanan PLN bersifat berkelanjutan dan melampaui sekat-sekat transisi birokrasi. Ia mengatakan fokus utama PLN adalah mendengarkan aspirasi warga dan menindaklanjutinya dengan cepat.

"Kami siap menjaga keandalan pasokan energi untuk mendukung pertumbuhan seluruh sektor di Belu. Melalui semangat 'PLN Hadir', kami ingin masyarakat merasakan bahwa PLN selalu ada di setiap sendi kehidupan mereka,"kata Daniel.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menekankan bahwa wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu memiliki posisi strategis yang menjadi wajah beranda terdepan Indonesia. Oleh karena itu, PLN menaruh perhatian besar pada kualitas infrastruktur kelistrikan di wilayah ini.

Ia menegaskan bahwa bagi PLN menerangi Belu bukan sekadar tugas operasional, melainkan sebuah amanah kebangsaan untuk memajukan beranda terdepan negeri. "Kami berkomitmen penuh mendukung program Pemerintah Kabupaten Belu melalui penyediaan energi hijau dan andal. Sinergi yang humanis dan terbuka ini adalah energi utama kami untuk terus bertransformasi, memastikan tidak ada satu pun warga di pelosok Belu yang tertinggal dari terang kemajuan," ucap Eko.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk membuka jalur komunikasi intensif dan berkala. Langkah tersebut diambil guna memantau perkembangan infrastruktur kelistrikan serta memastikan setiap potensi kendala di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan humanis demi kesejahteraan masyarakat tanah Belu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....