Atlet Kriket Rote Ndao Dipersiapkan menuju PON 2028
- 11 Mei 2026 11:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao - Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kabupaten Rote Ndao mulai mempersiapkan atlet pelajar sebagai aset jangka panjang untuk mewakili Nusa Tenggara Timur pada PON 2028. Hal itu disampaikan dalam dialog Rote Menyapa Pagi Pro 1 RRI Rote oleh Pelatih Kriket PCI Rote Ndao Hanokh Adu, Jumat, 8 Mei 2026.
Hanokh menjelaskan bahwa ajang POPDA tahun ini merupakan langkah awal penjaringan atlet yang akan diproyeksikan untuk kompetisi yang lebih besar. Penetapan NTT sebagai tuan rumah PON 2028 membuat pembinaan atlet junior di daerah menjadi sangat krusial guna mengisi kuota tim provinsi.
"Kami mempersiapkan atlet pelajar saat ini agar mereka bisa menuju level Pekan Olahraga Nasional di tahun 2028," ujar Hanokh. Ia menegaskan bahwa status NTT sebagai tuan rumah memberikan keuntungan bagi atlet daerah untuk lolos seleksi tanpa melalui tahapan Pra-PON.
Selain persiapan POPDA, para atlet junior juga sedang dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Daerah atau Kejurda dalam waktu dekat. Kejurda ini bersifat umum dan menjadi ajang bagi atlet berprestasi untuk dipantau langsung oleh tim seleksi dari tingkat provinsi.
"Program latihan yang kami jalankan sekarang adalah investasi untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan," katanya, menjelaskan. Meskipun masih berstatus pemula, para atlet muda ini didorong untuk memiliki visi bertanding hingga tingkat internasional di masa mendatang.
Hanokh menambahkan bahwa kehadiran narasumber atlet senior dalam sesi latihan sangat membantu meningkatkan mental bertanding para junior. Para atlet senior yang sudah berpengalaman di tingkat nasional memberikan gambaran nyata mengenai peluang karier sebagai atlet profesional di masa depan.
Kerja keras para atlet dalam berlatih empat kali seminggu diharapkan mampu membentuk karakter juara sejak usia dini. Pembinaan yang berkelanjutan dari jenjang sekolah dasar hingga menengah menjadi kunci utama keberhasilan NTT dalam mempertahankan prestasi kriket di kancah nasional.
Atlet kriket Yusuf Ardiyansah mengaku termotivasi untuk terus berlatih agar bisa mengikuti jejak kakak seniornya yang telah bertanding di ajang PON. Ia meyakini bahwa kedisiplinan dalam berlatih saat ini akan membuka jalan baginya untuk mewakili daerah di level yang lebih tinggi.
Hanokh Adu meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam hal fasilitas latihan agar regenerasi atlet tidak terhenti. Ia berharap momentum NTT sebagai tuan rumah PON 2028 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan prestasi olahraga kriket di Rote Ndao. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....