PLN Sumba Timur Kenalkan Gaya Hidup Baru Berbasis Listrik di Desa Laitaku
- 28 Apr 2026 16:13 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumba Timur terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan prima sekaligus mengedukasi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi di Desa Laitaku, Kecamatan Paberiwai. Kegiatan ini fokus pada prosedur pasang baru yang transparan, keselamatan kelistrikan, serta pengenalan gaya hidup baru berbasis listrik atau Electrifying Lifestyle, Senin 20 April 2026.
Hadir sebagai pemateri, Roy Sitorus, Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN ULP Sumba Timur, menekankan bahwa kemudahan akses listrik kini berada dalam genggaman melalui aplikasi PLN Mobile. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital untuk memutus rantai praktik calo yang merugikan masyarakat.
"Dengan PLN Mobile, warga Desa Laitaku mengajukan pasang baru,tambah daya serta pelaporan gangguan listrik. Ini adalah cara kami memastikan tidak ada ruang bagi pungutan liar, sehingga masyarakat bisa beralih ke gaya hidup yang sepenuhnya didukung listrik dengan rasa tenang," kata Roy.
Listrik bukan lagi sekadar alat penerangan, melainkan jantung dari aktivitas ekonomi dan rumah tangga modern. Manager PLN ULP Sumba Timur, Oscar Lianratu, menjelaskan bahwa penggunaan listrik yang aman adalah kunci utama untuk menikmati manfaat dari peralatan elektronik modern secara maksimal.
"Kami ingin warga Laitaku mulai merasakan manfaat Electrifying Lifestyle, seperti penggunaan alat masak induksi atau peralatan produktif lainnya. Namun, kenyamanan ini harus dibarengi dengan instalasi yang standar dan legal demi keselamatan keluarga," kata Oscar.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa program edukasi ke desa-desa merupakan upaya PLN untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan melalui energi bersih dan andal. Melalui transformasi ini, PLN ingin menghapus sekat antara PLN dan pelanggan.
"Dengan prosedur yang mudah dan transparan, kami mengajak masyarakat Sumba Timur untuk tidak ragu mengadopsi Electrifying Lifestyle. Listrik yang hadir tanpa perantara akan menjadi motor penggerak produktivitas dan kesejahteraan keluarga hingga pelosok NTT," kata F. Eko Sulistyono.
Dukungan penuh juga datang dari Kepala Desa Laitaku, Andreas Kaborang. Ia menilai edukasi ini memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi warganya dalam menggunakan layanan negara.
"Warga kami kini lebih paham bahwa mengurus listrik itu mudah dan resmi. Penjelasan mengenai penggunaan listrik yang efisien sangat membantu warga dalam mengelola kebutuhan rumah tangga sehari-hari," tuturnya.
Poin Penting untuk Masyarakat:
1. Layanan Digital: Manfaatkan PLN Mobile untuk akses pasang baru, pengaduan, hingga pengisian token secara mandiri.
2. Integritas Layanan: Pembayaran resmi hanya melalui kanal perbankan atau PPOB; tidak ada transaksi tunai kepada petugas lapangan.
3. Keselamatan & Kualitas: Pastikan instalasi rumah memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) agar penggunaan peralatan Electrifying Lifestyle (seperti kompor induksi) berjalan aman.
4. Gaya Hidup Modern: Mulailah beralih ke peralatan berbasis listrik yang lebih bersih, praktis, dan ekonomis.
Melalui sinergi ini, PLN berharap masyarakat Desa Laitaku dapat menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib kelistrikan, serta siap menyongsong kemajuan ekonomi melalui energi listrik yang andal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....