Menjembatani Kesenjangan Digital, Program Kampung Internet Hadir di NTT
- 27 Apr 2026 11:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus menggencarkan upaya pengurangan wilayah blank spot yang hingga kini masih mencapai sekitar 700 titik. Kondisi geografis berupa kepulauan serta sebaran penduduk yang tidak merata menjadi tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi secara ekonomis. Sebagai solusi, Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan Program Kampung Internet yang bertujuan memperluas akses jaringan di wilayah yang belum terjangkau operator swasta.
Program ini diharapkan mampu mendorong transformasi digital di pedesaan, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik. Pada tahun 2026, Kabupaten Kupang menjadi salah satu wilayah prioritas pelaksanaan program tersebut di NTT.
Tiga desa ditetapkan sebagai lokasi percontohan, yakni Desa Oelpuah, Desa Kuanheun, dan Desa Tuatuka. Sebanyak 213 kepala keluarga di wilayah tersebut telah terdaftar sebagai penerima manfaat dan akan mendapatkan akses internet gratis selama satu tahun.
Layanan internet yang disediakan menggunakan teknologi fixed broadband berbasis kabel fiber optik yang terhubung langsung ke rumah warga. Selain itu, pemerintah juga membangun Optical Distribution Point (ODP) di sejumlah titik strategis guna mendukung akses Wi-Fi yang lebih stabil dan merata.
Kepala Bidang Infrastruktur TIK Dinas Kominfo NTT, Maria Fatimah Gelolodo dalam Wawancara Kupang Pagi Ini, Jumat, 24 April 2026 menjelaskan bahwa pengelolaan dan pemeliharaan jaringan akan dilakukan oleh pemerintah pusat bersama pihak ketiga. “Masyarakat yang mengalami kendala teknis dapat melaporkan melalui layanan pelanggan yang telah disiapkan, sehingga kualitas layanan tetap terjaga,” ujarnya.
Melalui program ini, lanjut Maria, pemerintah juga menargetkan peningkatan literasi digital masyarakat serta penguatan sektor ekonomi, khususnya pelaku UMKM berbasis digital. Warga diharapkan dapat memanfaatkan akses internet untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar melalui platform daring.
Dinas Kominfo NTT optimistis Program Kampung Internet mampu menjadi pemicu inovasi masyarakat desa, termasuk dalam pengembangan konten kreatif. Dengan dukungan infrastruktur dan partisipasi aktif masyarakat, NTT diharapkan semakin maju dan mampu bersaing di era transformasi digital. Gunakan akses digital untuk hak-hal yang positif,” katanya, menegaskan. (DB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....