Srikandi PLN Kupang Terangi Rumah Jacob Apaut Peluang Ekonomi Terbuka
- 26 Apr 2026 12:24 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Terik matahari di Desa Nitneo, Kabupaten Kupang, seolah kalah bersinar dengan senyum yang mengembang di wajah Jacob Apaut. Tepat di hari peringatan emansipasi perempuan Indonesia, rumah Jacob menjadi saksi bisu hadirnya keajaiban kecil. Sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Istimewanya, proses penyalaan ini dilakukan langsung oleh para Srikandi PLN UPT Kupang pada Selasa 21 April 2026. Mengenakan helm pengaman dan rompi kerja, para Kartini modern ini turun langsung ke lapangan, memastikan "kabel-kabel harapan" terpasang sempurna untuk menerangi kediaman warga di Kecamatan Kupang Barat tersebut.
Bagi keluarga Jacob, listrik bukan hanya soal lampu yang menyala di kala gelap. Ini adalah babak baru bagi pendidikan anak-anak mereka yang kini tak perlu lagi belajar di bawah temaram lilin, sekaligus membuka pintu bagi peluang ekonomi kecil dari rumah.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membantu penyambungan listrik secara gratis di rumah kami. Kami bersyukur, ini adalah berkat bagi keluarga kami. Kami doakan semoga PLN selalu sukses terus ke depannya,” ucap Jacob dengan nada suara bergetar karena haru.
Evry Dulais Swaste, salah satu Srikandi PLN UPT Kupang yang terjun langsung, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nyata dari semangat perjuangan R.A. Kartini.
“Sosok Kartini bagi kami adalah perempuan yang berani, peduli, dan memberi dampak nyata. Hari ini kami memaknai semangat beliau dengan hadir di tengah masyarakat, memastikan saudara-saudara kita di pelosok NTT bisa menikmati akses listrik yang andal,” ujar Evry.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UPT Kupang, Muhammad Husen, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi personel perempuannya yang tak ragu turun ke lapangan.
“Ini bukti nyata bahwa perempuan PLN berada di garda terdepan pelayanan, bukan hanya di balik meja. Semangat Kartini hidup di setiap jengkal kabel dan tiang yang kami bangun. Mereka bekerja dengan hati untuk melistriki negeri,” kata Husen.
Program LUTD merupakan inisiatif mulia yang lahir dari donasi sukarela pegawai PLN sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa momentum Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat pentingnya inklusivitas dalam pembangunan infrastruktur energi.
“Kami sangat bangga melihat para Srikandi PLN UIW NTT, khususnya di UPT Kupang, menjadi motor penggerak program LUTD di Desa Nitneo. Kehadiran mereka membuktikan bahwa energi bukan hanya soal teknis, tapi juga soal empati dan pemerataan hak bagi seluruh rakyat,” ujar Eko.
Eko menuturkan bahwa penyalaan di Hari Kartini ini adalah simbol bahwa dari tangan-tangan hebat perempuan PLN, lahir terang yang memajukan bangsa. PLN berkomitmen untuk terus memperluas rasio elektrifikasi di NTT agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam kegelapan.
Penyalaan listrik di Desa Nitneo ini menjadi kado indah sebuah pengingat bahwa dedikasi tulus mampu menjadi pelita harapan bagi masa depan Indonesia Timur yang lebih cerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....