BPS Sumba Barat Siapkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
- 25 Apr 2026 04:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Barat kini tengah melakukan persiapan intensif menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan digelar tahun 2026. Kepala BPS Sumba Barat, Johny Pelo, menyampaikan bahwa sensus ini merupakan kegiatan rutin sepuluh tahunan yang bertujuan memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh. Persiapan telah dimulai sejak tahun ini melalui berbagai tahapan mulai dari perencanaan teknis hingga pemutakhiran basis data pelaku usaha.
Sensus kali ini memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan periode sebelumnya di tahun 2016, dengan memasukkan kategori usaha pertanian dalam pendataan. Perubahan ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai pilar-pilar ekonomi di daerah, mengingat sektor pertanian merupakan sektor vital bagi masyarakat Sumba. Data yang akurat sangat diperlukan agar pemerintah tidak salah langkah dalam mengambil kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.
Petugas BPS nantinya akan dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pendataan secara mendalam kepada seluruh unit usaha, baik skala mikro maupun besar. BPS menekankan bahwa partisipasi aktif dari para pelaku usaha menjadi faktor penentu keberhasilan pengumpulan data yang berkualitas. Keberadaan data ekonomi yang valid akan menjadi rujukan utama dalam mengevaluasi efektivitas program-program pemerintah daerah selama satu dekade terakhir.
Masyarakat dan pelaku usaha diharapkan menerima petugas sensus dengan tangan terbuka serta memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. BPS menjamin bahwa seluruh identitas dan data rincian unit usaha akan dijaga kerahasiaannya sesuai amanat undang-undang yang berlaku. Hasil sensus hanya akan disajikan dalam bentuk agregat atau tabel ringkasan nasional tanpa menampilkan detail privat pemilik usaha.
Sosialisasi terus digencarkan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial dan integrasi dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang). Langkah ini diambil untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak merasa khawatir saat didatangi oleh petugas pendata nantinya. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal lainnya juga diperkuat guna memastikan kelancaran operasional di setiap kecamatan.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan muncul peta kekuatan ekonomi lokal yang dapat menjadi peluang bagi pengembangan investasi di masa depan. Data tersebut juga akan membantu mengidentifikasi sektor-sektor potensial yang selama ini kontribusinya masih kecil namun memiliki laju pertumbuhan tinggi. Dengan demikian, pemerintah memiliki basis data yang kuat untuk merancang strategi peningkatan daya saing ekonomi daerah.
BPS berkomitmen untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan amanah dalam menghasilkan data yang akan menjadi milik seluruh bangsa Indonesia. Keberhasilan mencatat ekonomi Indonesia melalui sensus ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat sebagai pemberi informasi. Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah besar menuju kemandirian ekonomi bangsa yang lebih sejahtera dan merata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....