Masyarakat Sumba Menjaga Tradisi Kepercayaan Marapu Secara Turun-Temurun

  • 22 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID Sumba - Masyarakat Sumba dikenal memiliki kekayaan budaya dan spiritualitas yang kuat, salah satunya melalui kepercayaan Marapu. Marapu merupakan sistem kepercayaan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dijaga hingga saat ini. Bagi masyarakat Sumba, Marapu bukan sekadar agama tradisional, tetapi menjadi pedoman hidup yang mengatur hubungan manusia dengan alam, leluhur, dan sesama.

Kepercayaan Marapu berakar pada penghormatan kepada roh leluhur yang diyakini tetap hadir dan memengaruhi kehidupan manusia. Masyarakat percaya bahwa keseimbangan hidup dapat terjaga jika manusia hidup selaras dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh para leluhur. Oleh karena itu, setiap aspek kehidupan, mulai dari pertanian, kelahiran, pernikahan, hingga kematian, selalu dikaitkan dengan ajaran Marapu.

Salah satu bentuk nyata pelestarian tradisi ini terlihat dalam berbagai upacara adat yang masih rutin dilaksanakan. Upacara-upacara tersebut biasanya melibatkan doa, persembahan, serta ritual simbolis yang sarat makna. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjaga hubungan spiritual dengan leluhur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas.

Peran tokoh adat sangat penting dalam menjaga kelangsungan kepercayaan Marapu. Mereka menjadi penjaga nilai, penutur sejarah lisan, sekaligus pemimpin dalam setiap ritual adat. Melalui bimbingan para tetua, generasi muda diajarkan untuk memahami filosofi hidup yang terkandung dalam tradisi Marapu sejak usia dini.

Di tengah arus modernisasi, masyarakat Sumba tetap berupaya mempertahankan identitas budaya mereka. Pendidikan keluarga dan keterlibatan generasi muda dalam upacara adat menjadi langkah penting untuk memastikan tradisi ini tidak hilang. Banyak anak muda yang kini mulai bangga mempelajari kembali warisan leluhur mereka sebagai bagian dari jati diri.

Pelestarian kepercayaan Marapu menunjukkan bahwa tradisi dapat hidup berdampingan dengan perkembangan zaman. Dengan menjaga nilai-nilai leluhur, masyarakat Sumba tidak hanya mempertahankan warisan budaya, tetapi juga menjaga keseimbangan hidup yang telah diwariskan selama berabad-abad. Tradisi ini menjadi bukti kuat bahwa identitas budaya tetap dapat bertahan jika dijaga bersama. (PM)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....