Pulau tanpa Listrik, Siswa SD Negeri Nuse Harus Menyeberang Laut Demi Ikut TKA

  • 21 Apr 2026 16:18 WIB
  •  Kupang

RRI.Co.ID, Rote - Sebanyak 13 siswa SD Negeri Nuse, Desa Nuse, Kecamatan Ndao Nuse, harus menyeberang ke Pulau Rote untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Hal ini dikarenakan belum adanya layanan PLN di wilayah tersebut.

Rencananya para siswa akan menyeberang pada 28 April 2026. Tes Kemampuan Akademik dijadwalkan berlangsung pada 29 hingga 30 April 2026.

“Kami akan melaksanakan TKA di daratan. Anak-anak harus menyeberang ke Pulau Rote untuk mengikuti ujian,” ujar Kepala SD Negeri Nuse, Benyamin Yarnol Beda, S.P.d., Gr. Saat diwawancarai RRI, Selasa, 21 April 2026.

Sekolah saat ini masih mencari lokasi terdekat di wilayah Rote Barat untuk pelaksanaan TKA. Hal itu dilakukan agar siswa bisa lebih mudah menjangkau lokasi ujian.

Pulau Nuse atau Desa Nuse berada di wilayah Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao. Hingga kini, belum adanya layanan listrik menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Tidak adanya listrik membuat sekolah sulit memanfaatkan perangkat digital. Padahal, kebutuhan pendidikan saat ini semakin bergantung pada teknologi.

“Karena tidak ada listrik, kami harus membawa anak-anak ke daratan agar bisa mengikuti TKA dengan baik,” kata Benyamin Yarnol Beda.

Penyebrangan dilakukan dengan perahu kecil dan membutuhkan waktu tempu sekitar 15 menit dengan ombak yang cukup menantang. Namun, dari anak-anak Nuse kita dapat belajar arti perjuangan dalam meraih cita-cita

Perjuangan tersebut harus dilalui para generasi penerus bangsa di Pulau Nuse akibat kurangnya fasilitas listrik yang memadai. Melawan ombak menembus gelombang dengan harapan meraih masa depan yang lebih baik.

Hal ini bukan baru pertama kali terjadi. Anak-anak di wilayah itu sudah berulang kali harus menyeberang laut demi mengikuti kegiatan belajar dan ujian.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, siswa di Pulau Nuse masih menghadapi keterbatasan. Mereka harus berjuang lebih keras dibanding anak-anak di daerah lain.

Meski begitu, semangat belajar para siswa tetap tinggi. Mereka tetap berusaha mengejar mimpi di tengah keterbatasan sarana yang ada.

Masyarakat berharap perhatian terhadap pendidikan di Pulau Nuse semakin ditingkatkan. Kehadiran listrik dinilai penting untuk mendukung masa depan anak-anak di wilayah kepulauan. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....