Gempa di Adonara Timur Ratusan Rumah Rusak

  • 10 Apr 2026 15:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis 9 April 2026, dini hari dengan magnitudo 4,7 tersebut menyebabkan ratusan rumah warga rusak di Kecamatan Adonara Timur serta menimbulkan korban luka. Pusat gempa berada di laut sekitar 21 kilometer tenggara Kota Larantuka pada koordinat 8,36 Lintang Selatan dan 123,15 Bujur Timur dengan kedalaman 5 kilometer.

Di Desa Terong tercatat sebanyak 137 rumah warga terdampak, terdiri dari 33 rumah rusak berat dan 104 rumah rusak ringan. Sementara di Desa Lamahala Jaya sedikitnya 49 rumah mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas umum berupa SPBU 02 Waiwerang dan bagian depan Masjid Jami Al-Ma'ruf di Desa Lamahala Jaya. Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, S.I.K., mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan terjadinya gempa.

“Personel Polres Flores Timur bersama TNI, pemerintah daerah dan BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan, membantu evakuasi warga serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman,” ujar Kapolres. Menurutnya, terdapat enam warga yang mengalami luka akibat gempa.

Dua di antaranya mengalami luka berat, yakni Abdul Azam Zaya Putra (16) dan Citra Ibrahim (1), warga Desa Terong. Sementara di Desa Lamahala Jaya, seorang warga bernama Jahria Deran Bali (52) juga mengalami luka berat. Kapolres menjelaskan, selain pengamanan dan pendataan, pihaknya juga mengerahkan Tim Trauma Healing Polwan Polres Flores Timur untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak.

“Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami trauma pasca gempa. Karena itu kami menurunkan tim Polwan untuk memberikan trauma healing di lokasi pengungsian agar mereka merasa lebih tenang dan aman,” katanya.

Pada Kamis sore, Kapolres Flores Timur bersama Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen meninjau langsung Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya. Keduanya menyerahkan bantuan secara simbolis berupa kasur lipat dan perlengkapan kebutuhan hidup sementara kepada warga terdampak.

Kapolres dan rombongan juga mengecek kesiapan posko pengungsian di halaman rumah warga di Desa Lamahala Jaya serta memeriksa kondisi Masjid Jami Al-Ma'ruf yang mengalami kerusakan cukup parah. (VFZ)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....