Gubernur NTT Resmikan NTT Mart OSOP di Belu

  • 30 Mar 2026 13:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan NTT Mart berbasis One School One Product (OSOP) di SMK Negeri 1 Atambua, Kabupaten Belu, Senin (30/3/2026). Peresmian ini dilakukan usai agenda sebelumnya, yakni peresmian Dapur Flobamorata di SMK Katolik Kusuma.

Peresmian NTT Mart tersebut bertujuan untuk menjawab persoalan utama pelaku UMKM di NTT, khususnya terkait akses pasar. Gubernur Melki menegaskan, selama ini banyak pelaku usaha mampu memproduksi barang, namun mengalami kesulitan dalam pemasaran. Melalui NTT Mart, pemerintah menghadirkan wadah pemasaran terpadu bagi produk lokal agar memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, kondisi perdagangan di NTT saat ini masih mengalami ketimpangan dengan selisih sekitar Rp51 triliun per tahun, di mana arus uang keluar daerah lebih besar dibandingkan yang berputar di dalam wilayah. Oleh karena itu, pemerintah mendorong peningkatan produksi lokal guna mengurangi ketergantungan terhadap produk dari luar daerah.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi NTT membangun ekosistem ekonomi berbasis konsep OVOP (One Village One Product), OSOP (One School One Product), dan OCOP (One Community One Product). Setiap desa, sekolah, dan komunitas didorong untuk memiliki produk unggulan yang dapat menjadi kekuatan ekonomi baru di daerah.

Kabupaten Belu, yang merupakan wilayah perbatasan dengan Timor Leste, dinilai memiliki posisi strategis sebagai simpul perdagangan. Karena itu, penguatan ekonomi lokal di wilayah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan aktivitas perdagangan lintas batas.

Gubernur juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperan aktif dalam mendukung produk lokal dengan berbelanja di NTT Mart. Ia menyebutkan, jika setiap ASN menyisihkan minimal Rp100 ribu per bulan untuk membeli produk lokal, maka akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, sekolah didorong menjadi pusat produksi yang aktif dan produktif. Fasilitas praktik di sekolah diharapkan tidak hanya digunakan sesekali, tetapi dimanfaatkan secara optimal dengan melibatkan guru dan siswa dalam proses produksi.

Menghadapi tantangan ke depan, termasuk potensi kekeringan akibat fenomena El Nino, pemerintah menilai penguatan ekonomi lokal menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan masyarakat. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk mulai dari hal sederhana, yakni bangga membeli dan menggunakan produk lokal, guna mewujudkan kemandirian ekonomi NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....