Bupati Sumba Barat Tekankan Akuntabilitas Perencanaan Pembangunan Daerah

  • 28 Mar 2026 06:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH., secara resmi membuka Forum Koordinasi Pembangunan Daerah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Forum ini menjadi wadah strategis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengevaluasi indikator kinerja utama (IKU) sekaligus menyusun rencana kerja yang terarah dan berkelanjutan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Charelas H. Weru, dalam laporannya memaparkan kondisi terkini daerah. Ia menyebutkan angka anak tidak sekolah (ATS) masih mencapai 4.720 orang, tingkat kemiskinan berada di angka 26,47 persen, serta prevalensi stunting sebesar 22,91 persen yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Meski demikian, sektor infrastruktur dan lingkungan menunjukkan perkembangan positif. Akses air minum dan air bersih semakin meluas hingga ke pelosok, meskipun masih terdapat beberapa wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup diproyeksikan mencapai 79,44 poin pada 2025, sementara Indeks Pembangunan Manusia di sektor kesehatan dan pendidikan berada pada angka 66,68 persen.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga menargetkan penurunan IKU sebesar 23,17 persen dalam periode 2021–2025. Upaya ini diwujudkan melalui 176 program, 490 kegiatan, dan 1.398 sub-kegiatan yang diselaraskan dengan hasil Musrenbang serta pokok pikiran DPRD.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya akuntabilitas, efisiensi birokrasi, dan integritas pelayanan publik. Ia mengingatkan seluruh OPD untuk menyelesaikan laporan administrasi tepat waktu serta memastikan setiap program benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan kemiskinan dan stunting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....