Infrastruktur Jadi Tantangan Utama saat Hotel Nihi Perluas Ekspansi ke Pulau Rote
- 27 Mar 2026 15:17 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Gubernur NTT Melki Laka Lena bertemu dengan CEO sekaligus Co-Founder Nihi Sumba James MacBride pada Rabu, 25 Maret 2026 di ruang kerjanya Gubernur.
- Gubernur NTT tidak menampik adanya ganjalan infrastruktur yang dikeluhkan pihak Nihi, mulai dari terbatasnya akses penerbangan, kondisi jalan yang belum memadai, hingga minimnya transportasi umum.
- Melalui Dinas PUPR, pemerintah akan segera mengidentifikasi dan mempercepat penanganan infrastruktur jalan menuju lokasi pengembangan NIHI Rote
RRI.CO.ID,Kupang-Setelah sukses menyulap Sumba menjadi destinasi elit, Nihi kini membidik Pulau Rote sebagai lokasi ekspansi berikutnya. Kabar pembangunan kawasan hotel baru ini diungkapkan oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena pada Rabu, 25 Maret 2026 di ruang kerjanya, sebagai bagian dari pengembangan pariwisata eksklusif di NTT.
Dengan membawa rekam jejak sebagai hotel terbaik dunia, Nihi bertekad menghadirkan pengalaman liburan kelas atas bagi wisatawan mancanegara di Rote. "Ini adalah potensi besar yang menuntut pengelolaan serius dan terarah," ucap Melki Laka Lena dalam keterangannya di Kantor Gubernur saat bertemu dengan CEO Nihi Sumba James MacBride.
Meski optimistis, Melki tidak menampik adanya ganjalan infrastruktur yang dikeluhkan pihak Nihi, mulai dari terbatasnya akses penerbangan, kondisi jalan yang belum memadai, hingga minimnya transportasi umum. Baginya, rentetan kendala ini merupakan "pekerjaan rumah" kolektif yang harus segera dituntaskan melalui kebijakan nyata di lapangan. "Sebagai pemerintah provinsi, kami tidak akan tinggal diam.
Melalui Dinas PUPR, kita akan segera mengidentifikasi dan mempercepat penanganan infrastruktur jalan menuju lokasi pengembangan. Kita juga akan membangun komunikasi intensif dengan pihak maskapai untuk membuka peluang peningkatan konektivitas udara ke destinasi-destinasi strategis di NTT, termasuk Rote," ungkap Melki.
| Baca juga: Rote Ndao Perkuat Sekolah Tangguh Bencana |
Melki menegaskan bahwa kehadiran Nihi di Rote bukan sekadar urusan bisnis dan investasi materi semata. Hal ini dibuktikan dengan komitmen kuat NIHI dalam memberdayakan warga lokal, salah satunya melalui rencana pendirian akademi perhotelan.
Langkah ini bertujuan agar kemajuan pariwisata berbanding lurus dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). "Kita ingin masyarakat menjadi pelaku utama yang mengelola potensi daerahnya sendiri, bukan sekadar menjadi penonton di tanah sendiri," tegas Melki.
Melki menegaskan bahwa langkah ini mencerminkan wajah baru pariwisata NTT, yaitu inklusif, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. "Kami optimis, dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, investor, dan masyarakat, Pulau Rote akan tumbuh menjadi ikon baru pariwisata NTT yang membanggakan," pungkasnya.
Baginya, ekspansi Nihi ke Rote bukan sekadar memindahkan kemewahan, melainkan strategi besar untuk membuka keran ekonomi, menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, serta mengukuhkan posisi NTT di peta persaingan destinasi premium global. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....