Kolaborasi Polri dan Petani, 60 Hektar Jagung Dipanen
- 27 Mar 2026 06:20 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote - Kolaborasi antara Polri dan petani di Desa Balaoli membuahkan hasil nyata. Sebanyak 60 hektar lahan jagung berhasil dipanen pada Rabu 18 Maret 2026 lalu.
Lahan tersebut dikelola oleh 38 kepala keluarga dengan pendampingan intensif. Peran Bhabinkamtibmas menjadi penghubung antara program dan masyarakat.
Sejak awal, kegiatan ini dirancang sebagai kerja bersama. Mulai dari pengolahan lahan hingga panen dilakukan secara gotong royong.
“Ini bukti kolaborasi Polri dan petani mampu menghasilkan hasil nyata,” ucap AKBP Mardiono saat dikonformasi RRI, Kamis 26 Maret 2026.
Jagung yang dipanen merupakan jenis hibrida dengan sistem tumpangsari. Metode ini membantu petani memaksimalkan hasil dari lahan yang ada.
Kolaborasi tidak hanya terlihat saat panen berlangsung. Pendampingan juga dilakukan secara berkelanjutan di setiap tahap.
“Kami hadir bersama petani untuk memastikan program ini berjalan,” ujar AKBP Mardiono.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan. Sekaligus mendorong NTT sebagai lumbung jagung nasional.
Selain panen, bibit jagung juga diserahkan kepada kelompok tani. Langkah ini untuk memastikan keberlanjutan penanaman berikutnya.
“Kami ingin kolaborasi ini terus berlanjut ke tahap berikutnya,” kata AKBP Mardiono.
Camat Loaholu, Jemmy Adu, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Ia menilai kerja sama ini memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Meski terdapat kendala, semangat petani tetap terjaga. Kolaborasi menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan.
“Sinergi seperti ini sangat membantu masyarakat,” ucap Jemmy Adu.
Panen raya dilakukan secara bersama antara petani dan personel. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dalam membangun sektor pertanian.
Melalui kolaborasi ini, kesejahteraan masyarakat diharapkan meningkat. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Rote Ndao. (LA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....