NTT Masih Musim Hujan, Waspada Cuaca Dinamis 10 Harian
- 23 Mar 2026 04:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini masih berada dalam periode musim hujan 2025/2026. Hal ini ditandai dengan meningkatnya potensi hujan di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan prospek cuaca, fenomena iklim global seperti Indian Ocean Dipole (IOD) terpantau berada pada kategori netral. Kondisi ini turut memengaruhi pola cuaca di Indonesia, termasuk wilayah NTT.
“Secara umum, suhu muka laut di perairan Indonesia bagian timur dan utara berada dalam kondisi normal hingga hangat. Sementara itu, wilayah barat dan selatan cenderung berada dalam kondisi normal hingga lebih dingin,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika wilayah III, Cahyo Nugroho di Bali pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia menambahkan dalam prakiraan cuaca 10 harian, khususnya periode 21 hingga 31 Maret 2026, wilayah NTT diperkirakan masih didominasi kondisi cuaca yang berpotensi hujan ringan hingga sedang di beberapa daerah.
“Untuk periode 21 hingga 23 Maret 2026, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi ini menjadi indikasi bahwa aktivitas masyarakat perlu tetap memperhatikan perubahan cuaca yang terjadi,” jelasnya.
Sementara itu pada periode 24 hingga 26 Maret 2026, potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang berpeluang terjadi di Manggarai, Ngada, Ende, Sikka, Flores Timur, Rote Ndao, Belu, TTU, Alor, Lembata dan Pulau Sumba. Sedangkan hujan sedang hingga lebat terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Malaka dan Nagekeo.
“Adapun untuk periode selanjutnya di tanggal 27 hingga 31 Maret 2026, Potensi hujan ringan hingga sedang terjadi diseluruh wilayah NTT,” tambah Cahyo.
Selain itu, dinamika atmosfer yang terjadi saat ini juga berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah NTT. Hal ini menyebabkan cuaca cenderung berubah-ubah dalam waktu singkat.
“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan yang dapat disertai angin kencang, terutama di wilayah yang rawan terdampak cuaca ekstrem,” terang Cahyo.
Dengan kondisi musim hujan yang masih berlangsung, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....