Operasi Ketupat Turangga 2026, Polisi Perkuat Pengawasan Laut di Pulau Terluar

  • 22 Mar 2026 16:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Mobilitas laut menjadi perhatian utama aparat kepolisian di Pulau Ndao sebagai wilayah terluar selatan Indonesia. Aktivitas warga yang bergantung pada perahu tradisional dinilai berisiko tanpa pengawasan dan edukasi.

Polres Rote Ndao melalui Polsek Rote Barat dan Pospol Ndao Nuse memperkuat pengamanan. Langkah ini dilakukan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026.

Fokus pengamanan tidak hanya pada kamtibmas, tetapi juga keselamatan pelayaran masyarakat. Petugas aktif memberikan imbauan kepada pemilik perahu terkait kondisi cuaca.

“Kami mengimbau masyarakat selalu memperhatikan kondisi laut sebelum berlayar,” ucap IPDA Elyonat D U Warata.

Pos pengamanan didirikan di rumah tunggu pelabuhan rakyat Pulau Ndao. Penempatan personel dilakukan untuk memantau aktivitas keluar masuk warga.

Sebanyak tiga personel ditempatkan di Pulau Ndao dan satu di Pulau Nuse. Seluruh personel berada di bawah kendali Polsek Rote Barat.

“Pengamanan ini juga untuk mencegah potensi gangguan dan distribusi barang berbahaya,” ujar AKBP Mardiono Minggu, 22 Maret 2026.

Selain pengamanan laut, polisi juga hadir dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Pengamanan dilakukan di Masjid Al Falah selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

Kehadiran polisi memberi rasa aman bagi umat muslim dalam beribadah. Pendekatan humanis terus dikedepankan dalam setiap kegiatan.

“Pulau terluar tetap menjadi prioritas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” kata AKBP Mardiono.

Penguatan pengamanan di Pulau Ndao menjadi bagian dari komitmen Polri. Upaya ini memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga di wilayah perbatasan. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....