Usman Husin Rekomendasikan Pembangunan Kampung Nelayan Modern Sulamu

  • 26 Feb 2026 11:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kunjungan kerja ke Sulamu, Kabupaten Kupang, untuk meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Modern yang kini dijuluki "Kampung Merah Putih". Proyek strategis ini merupakan hasil realisasi dari aspirasi dan rekomendasi anggota DPR RI, Usman Husin, yang secara konsisten memperjuangkan kesejahteraan nelayan di tingkat pusat.

Pembangunan ini menjadi bukti sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Timur. Dalam arahannya, Menteri KKP menegaskan bahwa fasilitas ini dibangun untuk meningkatkan produktivitas nelayan secara berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat.

Pemerintah telah menyediakan berbagai infrastruktur pendukung mulai dari dermaga tambatan perahu, pabrik es, hingga fasilitas cold storage. Dengan adanya sarana pengolahan yang memadai, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki nilai tambah dan dapat didistribusikan ke kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, hingga Bitung.

Selain infrastruktur perikanan, pemerintah juga memberikan perhatian pada akses energi dan air bersih di kawasan tersebut. Menteri telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) agar para nelayan tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM untuk melaut.

Program instalasi air bersih juga akan segera dilaksanakan guna menunjang kebutuhan operasional dan domestik warga di sekitar pemukiman nelayan tersebut. Lebih lanjut, pengelolaan seluruh fasilitas ini nantinya akan diserahkan kepada koperasi nelayan setempat.

Menteri berpesan agar aset yang telah dibangun dijaga dengan baik dan dikelola secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Jika fasilitas ini beroperasi maksimal, produktivitas perikanan di Sulamu diproyeksikan meningkat dari 600 ton menjadi 1.000 ton per tahun, yang akan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga lima kali lipat.

Sebagai penutup, Menteri KKP juga mendorong optimalisasi potensi budidaya rumput laut dan produksi garam di wilayah NTT untuk mendukung kemandirian pangan nasional. Pemerintah menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada garam pada akhir 2027 dengan NTT sebagai salah satu penyumbang terbesar.

Melalui rekomendasi pembangunan dari figur seperti Usman Husin, diharapkan masyarakat nelayan di NTT benar-benar menjadi tuan rumah yang berdaya di wilayahnya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....